poskomalut.com
baner header

Diawasi Ortu, Siswa SD dan SMP di Ternate Ulangan di Rumah

TERNATE- PM.com, Pelaksanaan ulangan kenaikan kelas, baik itu SD dan SMP di Kota Ternate berlangsung pada hari ini, Senin (15/6). Pelaksanaan ulangan kenaikan dilakukan dengan sistem Daring (online) maupun Luring (non online), dan disesuaikan dengan tiap sekolah dan fasilitas pendukung anak-anak.

“Semester kenaikan kelas baik itu SD maupun SMP dilakukan secara Daring dan Luring, namun disesuaikan dengan sekolah tersebut, baik itu soal diantar ke rumah siswa maupun dilakukan secara online,”ujar Kabid SMP Kota Ternate Ruslan Mustafa, Kepada poskomalut.com, Senin (15/6/20).

Satu sekolah bisa lakukan ulangan kenaikan kelas dengan dua cara secara bersamaan, baik itu daring maupun luring. “Contohnya dalam satu sekolah melakukan ulangan kenaikan kelas secara daring itu 70 persen, maka 30 persen dilakukan secara luring, karna disesuaikan dengan kondisi siswa menyangkut dengan keberadaan hp android,” ungkapnya, seraya menambahkan, seluruh sekolah sudah siap menjalankan ulangan kenaikan kelas.

Sementara itu, Kepala SMP Banau Kota Ternate Junawan Abdullah mengatakan, SMP Banau juga melakukan ulangan dengan dua cara (daring maupun luring).

“Kalau ulangan kenaikan kelas di SMP Banau dilakukan secara Daring 75 persen, dan 25 persen luring, karna kita sesuaikan dengan fasilitas siswa masing-masing. Kalau siswa tidak mempunyai android maka ulangan secara Luring. Maka orang tua siswa datang ke sekolah ambil soal ulangan untuk dikerjakan di rumah,” ujarnya.

Pelaksanaan ulang kenaikan kelas dilakukan selama 1 minggu. “Kalau ulangan dengan sistem Luring, itu jawaban mereka akan dikumpul pada hari sabtu, sedangkan sistem daring dikerjakan selesai langsung dikirimkan ke wali kelas masing-masing,” pungkasnya.

Sementara, Salah satu orang tua, Siti Maimun A. Pinang mengatakan, memang ulangan kali ini tidak diawasi guru tapi orang tua diminta mengirim bukti ulangan berupa foto selama aktifitas ulangan berlangsung. “Hasil ulangan akan dikembalikan ke sekolah jika semua mata pelajaran telah selesai dilakukan, jadi nanti kami (ortu) yang akan kembalikan pada hari Sabtu,” katanya, pada poskomalut.com, Senin (15/06/2020),

Siti memaklumi dengan adanya pendemi covid-19, sehingga ujian tidak dapat dilaksanakan di sekolah seperti tahun lalu. Menurutnya, meskipun tidak diawasi guru, namun sebagai orang tua bisa mengganti peran guru, dengan begitu Ia bisa mengetahui kemampuan anaknya. “Ujian seperti ini tidak masalah, kami maklumi karena adanya pendemi covid-19 ini,” ujarnya. (Ris/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: