poskomalut.com
baner header

Pakai Ganja Satu Honorer Diknas Kota Ternate Dibekuk Polisi

Para Tersangka Mengaku Barang Berasal Dari Lapas Kelas II B Ternate

TERNATE-PM.com, Satuan Rerserse Narkoba (Satresnakoba) Polres Ternate, Jumat (12/6/2020) kembali berhasil membekuk satu tersangka narkotika jenis ganja dengan inisial MRA alias Amat yang juga berstatus sebagai honorer di Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kota Ternate.

Kasat Narkoba Polres Ternate AKP, Herri Suhendra, kepada wartawan dalam siaran pers, Senin (15/6/2020) menceritakan kronoligis singkat bahwa pada Jumat (12/6/2020), pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat yang berpartisipasi dalam mengungkap peredaran narkotika bahwa tersangka diduga membeli, memiliki, menyimpan serta menguasai narkotika jenis ganja. Kemudian pihaknya mencari keberadan tersangka dan menemukan terlapor sedang berada di Kelurahan Dufa-Dufa Kecamatan Kota Ternate Utara.

“Selanjutnya mengamankan tersangka dan melihat tersangka mengambil sesuatu dari arah tanah setelah itu kemudian melakukan penggeledahan dan setelah digeledah ditemukan 1 buah pembungkus rokok chief, yang mana didalamnya terdapat 4 sachet plastik bening ukuran sedang, yang diduga berisi ganja yang tersangka beli dengan harga Rp 500.000 dan diakui tersangka adalah miliknya,”katanya.

Kasat menuturkan, selanjutnya tersangka dan barang bukti tersebut langsung dibawa ke kantor Polres Ternate guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Bahkan dalam penangkapan kali ini, pihaknya juga mengamankan tiga tersangka lainnya yakni WGP alias Yudi, Z alias Rio dan NH alias Baim.

“Jadi semua ada empat tersangka dengan tiga Laporan Polisi (LP) dan hari penangkapan yang sama di hari Jumat, seperti tersangka Amat dengan 1 LP, Yudi dan Rio 1 LP dan Baim 1 LP,”ujarnya.

Lanjutnya, untuk kronologis penangkapan Yudi dan Rio dimana di hari yang sama, pihaknya juga mendapat laporan masyarakat adanya peredaran narkotika bahwa tersangka Yudi dan Rio diduga menjadi perantara dalam jual beli dan memiliki, menyimpan serta menguasai narkotika jenis shabu, kemudian pihaknya mencari keberadaan tersangka dan menemukan.

“Saat dalam pencarian kedua tersangka sedang berada di depan mes Antam, lingkungan Toloko, Kelurahan Sangaji Utara, kemudian pihaknya mengamankan tersangka dan menanyakan perihal narkotika jenis sabu, namun tersangka dan beberapa teman lainnya mengelak, namun setelah melakukan penggeledahan dan berhasil menemukan barang bukti yang diduga sabu sebanyak (1) sachet plastik ukuran kecil yang kemudian diakui oleh tersangka bahwa barang tersebut adalah sabu yang baru saja diambil di Kelurahan Marikurubu Kecamatan Ternate Tengah,”jelas Heri yang didampingi Kabag Humas Polres Ternate, Ipda Wahyudin dan Kanit II Dik Sat Narkoba, Bripka Mahdi.

Sedangkan tersangka Baim, pihaknya mengamankan saat berada di Kelurahan Makassar Timur, Kecamatan Kota Ternate Tengah. Dalam proses penangkapan tersangka sempat berlari kearah samping Toko Makmur Utama, dan pihaknya langsung mengamankan tersangka dan melakukan penggeledahan, setelah dilakukan penggeledahan menemukan 1 buah pembungkus rokok marlboro yang mana setelah dicek berisi 19 sachet plastik bening ukuran sedang yang diduga berisi ganja yang terlapor beli seharga Rp. 1.900.000, kemudian diakui oleh terlapor adalah milikinya.

“Sementara empat tersangka sudah ditahan guna di Sel Mapolres Ternate untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut, dan pasal yang di sangkakan 114 ayat (1) atau pasal 111 ayat (1) atau pasal 127 ayat (1) huruf a UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,”ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam pengembangan keempat tersangka ini pihaknya menemukan semua barang haram ini didapatkan dari salah satu oknum operator di Lapas Kelas II B Ternate.”Namun setelah menelusuri ke salah satu handphone milik ke empat tersangka ini oknum eperator Lapas itu nomor henpond sudah tak aktif lagi sampai saat ini, untuk urin dari empat tersangka itu positif narkoba. Yudi dan Rio positif ganja dan sabu, sedangkan Amat dan Baim positif ganja,”pungkasnya. (sam/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: