poskomalut.com
baner header

Pungut Biaya SKD, Kadinkes : Direktur RS Desa Bisui Halsel akan Dievaluasi

LABUHA-PM.com, Ditengah pandemik Covid-19 ternyata ada yang memanfaatkan kondisi guna meraup rupiah, seperti yang terjadi di Rumah sakit Pratama Desa Bisui, Kecamatan Gane timur Kabupaten Halmahera Selatan. Sang direktur dr Ahmad mematok harga pembuatan Surat Keterangan Dokter (SKD) sebesar Rp 30.000.

Kepada Wartawan dr Ahmad mengakui adanya patokan harga tersebut, alasannya tidak ada anggaran rutinitas selama beroperasi.

“Benar kami patok harga per – SKD Rp 30.000, dana itu kami gunakan untuk beli alat tulis kantor (ATK) semisal kertas, tinta dan sebagainya karena kami tidak ada anggaran rutinitas,”akunya via telepon, Senin (15/06).

Pengakuan ini jelas membuat Kepala Dinas kesehatan Hasna Muhammad murka. Ia menegaskan, tidak ada alasan apapun untuk melakukan petikan harga pada pelayanan apalagi SKD. Ipar Bupati Kasuba ini bahkan mengancam akan mengevaluasi sang Direktur. “Tidak ada yang bayar semua gratis, sekali lagi gratis!!,”tegasnya bernada marah diujung telepon.

Ia menghimbau, kepada masyarakat jika ada pelayanan yang dipatok harga segera laporkan ke Dinkes. “Biaya rutin sudah disiapkan pemerintah kabupaten, tinggal lakukan pengajuan saja, akan saya panggil direktur dan minta penjelasan,”tutupnya. (echa/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: