poskomalut.com
baner header

Camat Oba Tengah Buat Pilot Project “Kaka” Bebas Miras

TIDORE-PM.com, Camat Oba Tengah, Kota Tidore Kepulauaan H. Rudy Ipaenin, membuat Pilot Project “Kaka” Bebas Miras  untuk diterapkan diseluruh desa kelurahan se Kecamatan Oba Tengah.

Pilot Project “Kaka” atau Kampung Kami ini  dalam rangka mengatasi berbagai gangguan ketenteraman dan ketertiban masyarakat yang disebabkan oleh bebasnya peredaran Miras. Selain itu juga, ekaligus untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kecamatan Oba Tengah, maka Camat Oba Tengah bersama dengan Muspika Oba Tengah serta para Kepala Desa dan Lurah berkomitmen mewujudkan Desa dan Kelurahan di Kecamatan Oba Tengah yang bebas dari minuman keras melalui Program “Kaka Bebas Miras”.

Camat Oba Tengah Rudy Ipaenin, mengatakan, sebagai langkah awal pelaksanaan program “Kaka”, maka Lurah Akelamo dan Kades Lola menjadi kelurahan dan desa pertama dalam penerapan  Pilot Project Program “Kaka Bebas Miras”. Adapun hasil yang diperoleh dari Pilot project tersebut, yaitu pada beberapa hari yang lalu, Lurah Akelamo beserta Karang Taruna Bobero Kelurahan Akelamo mengamankan miras cap tikus sebanyak 100 kantong beserta pengedarnya.

“Kades Lola beserta Tim Satgas Desa Lola juga mengamankan 50 kantong miras cap tikus beserta pengedarnya,’’ ungkap Rudy.

Sebagai dukungan terhadap aksi nyata Lurah Akelamo dan Kades Lola dalam menyukseskan Program “Kaka Bebas Miras”, maka Camat Oba Tengah dan Muspika langsung mendatangi TKP dan selanjutnya bersama dengan Lurah Akelamo dan Kades Lola membawa pengedar dan barang bukti miras yang disita untuk selanjutnya dilaporkan dan diproses hukum.

“Atas nama Pemerintah Kecamatan Oba Tengah maupun pribadi saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Lurah Akelamo dan Kades Lola beserta Tim Satgas masing-masing yg sangat pro aktif mendukung terwujudnya Program “Kaka Bebas Miras”. Selanjutnya kami menghimbau kepada seluruh warga Kecamatan Oba Tengah agar bersama kita terus awasi dan berantas minuman keras di wilayah kita,” imbaunya.

Dirinya menegaskan, kepada oknum warga yang memproduksi, memasukan, menyimpan, mengedarkan, membawa dan  menjual minuman keras, agar segera menghentikan kegiatannya. Apabila tidak mengindahkan peringatan ini dan kemudian tertangkap tangan, maka akan ditindak secara tegas sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. (mdm/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: