poskomalut.com
baner header

BI Kembali Salurkan Bantuan Setengah Miliar ke Gustu Provinsi Malut

TERNATE- PM.com, Perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara (Malut) kembali menyalurkan bantuan ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, dalam bentuk alat tes cepat dan Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas kesehatan dalam menangani pasien positif Maluku Utara (Malut).

Bantuan itu diserahkan Kepala Perwakilan BI Malut Gatot M Manan kepada Sekretaris Gustu COVID-19, Samsuddin A Kadir, Jumat (19/6/29). yang bertempat diposko Gugus Tugas Sahild Bela Hotel Provinsi Maluku Utara.

Dalam penyerahan bantuan tersebut dihadiri juga perwakilan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Dr Nurlaela Syarif, S.sos.MM, Direktur RSUD. Dr. H. Chasan Boesoirie, Dr. Syamsul Bahri Ms. Hi. Idris, Sp.OG.,SH,M.MKes, dan Ketua Umum PDUI Cabang Maluku Utara, Dr. Muhammad Sagaf.

Gatot mengatakan, Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) melalui KPwBI Malut kembali menyalurkan bantuan untuk pencegahan dan penanganan COVID-19 di Maluku Utara. ”KPw BI Malut memberikan Paket APD dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) kepada RSUD. Dr. H. Chasan Boesoirie. Bantuan PSBI ke RSUD. Dr. H. Chasan Boesoirie atas inisiatif dan difasilitasi Oleh Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Dr. Achmad Hatari, SE.,M.Si.” ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, dalam kesempatan sama, KPwBI Malut juga memberikan bantuan rapid test kepada masyarakat dan paket Alat Pelindung Diri (APD) kepada tenaga medis yang bertugas di garda terdepan dalam penanganan COVID-19 di Maluku Utara melalui Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Cabang Maluku Utara.

”Bantuan diberikan ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Maluku Utara, yang diterima Oleh Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Maluku Utara, Syamsuddin Abdul Kadir, M.Si. ” jelasnya.

Kepala KPwBI ini menuturkan bahwa rincian bantuan yang disalurkan ke PDUI yakni 840 rapid test, 100 masker N95, 1.000 handscoon, 100 face Shield, 500 masker bedah dan 200 safety google. Sedangkan bantuan ke RSUD. Dr. H. Chasan Boesoirie antara Iain 140 paket APD Coverall, 450 Masker N95, 1 .750 handscoon, dan 3.750 masker bedah. Total nilai bantuan KPwBI Malut mencapai Rp504.196.000,00 (lima ratus empat juta seratus sembilan puluh enam ribu rupiah).

”KPwBI Malut juga menyertakan 200 botol handsanitizer ukuran 60 ml hasil produksi UPT Laboratorium Dasar dan Terpadu, Universitas Khairun (Unkhair) Ternate. Produksi handsanitizer berbahan dasar cap tikus sesuai dengan standar World Health Organization (WHO) tersebut merupakan hasil kerjasama antara KPwBI Malut, Polda Maluku Utara, dan Unkhair Ternate,” ungkap Gatot. (Ris/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: