poskomalut.com
baner header

Bupati Morotai Pidanakan Mantan Kades Gorugo dan Agen Mita

MOROTAI-PM.com, Bupati Kabupaten Pulau Morotai Benny Laos menegaskan bakal mempidanakan mantan pejabat Kepala Desa (Kades) Gorugo, Kecamatan Morja Abuhar Buwolo dan agen Minyak Tanah (Mita) di wilayah Morja ke aparat penegak hukum.

Abuhar dipidana lantaran tidak membayar gaji tukang sapu selama 3 bulan, sedangkan sub agen Mita juga lantaran menjual Mita di masyarakat dengan harga 6 ribu perliter diluar dari penerapan harga Pemda yakni Rp 4500.

“Saya paling murka orang curi-curi hak orang lain, saya paling binci kalian semua tuntut hak hak sementara kewajiban tidak pernah kalian lakukan. Kasih waktu satu bulan pasti penjara asal benar ya, saya pastikan itu dan akan proses hukum,” keasal Bupati Benny Laos saat menyampaiakan sambutanya pada kunjungan Penyerah bantuan korban bencana alam dan Launching pembagian bahan makanan tahap IV di desa Gorugo. Sabtu (20/06).

Masalah ini mencuat setelah dirinya mendengar keluhan para warga saat bertatap muka. Bahkan, sejumlah pejabat juga hadir termasuk pihak kepolisian dan kejaksaan. Sehingga saat mendengar itu, dirinya meminta kepada Kapolres dan Kejari untuk memproses hukum masalah tersebut.

“Karteker 2019 sudah dicopot, tapi saya proses hukum dulu. Sama BBM tadi diselidiki juga, saya pastikan kase penjara, pastikan itu kalu saya tidak kase penjara, saya barenti jadi bupati. Saya paling murka orang curi-curi ambil hak orang kase waktu satu bulan pasti penjara asal benar ya, saya pastikan itu dan akan proses hukum,” tegas Benny kembali

Ia juga geram terhadap dua pejabat yang membawahi kecamatan Morja, yakni Camat Morja Fahrudin Banyo dan Kadis Pendidikan F Revi Dara. Hal ini karena keduanya lemah dalam pengawasan. Sehingga keduanya harus diberikan sanksi yakni panismen selama tiga bulan.

“Diknas sama camat saya perpanjang panismen tiga bulan, pokoknya ada orang punya hak tidak terbayar kalian punya hak saya tidak bayar, Gaji kalian saya tunda saya ingin kalian rasa dulu, dimana kita disumpah untuk kerja, bukan untuk biking susah orang dan bukan tunggu mana saya pe gaji mana saya pe hak, sementra orang pe hak kalian massa bodoh,” cetusnya.

Usai memberikan sambutan, Bupati memberi bantuan terhadap 104 rumah yang terdampak akibat gempa 1,7 SR. (ota/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: