poskomalut.com
baner header

Kades Belo Diminta Tak Cairkan Anggaran DD dan ADD

TALIABU-PM.com, Ketua Pemuda Desa Belo, Kecamatan Taliabu Timur  Selatan, Kabupaten Pulau Taliabu, Nawan Banapon, Minggu (21/06), mendesak Kepala Desa Belo, Irma Liambana untuk tidak mencairkan anggaran DD dan ADD Desa Belo tahun 2020 karena sudah mundur dari jabatannya sebagai kades.

Nawan menyebutkan,  Kades Belo, Irma Liambana telah mengundurkan diri dan pengunduran diri tersebut telah disetujui dan ditindaklanjuti oleh  BPD Desa Belo, dengan melaporkan pengunduran diri Kades ke Bupati Pulau Taliabu melalui Camat Taliabu Timur Selatan yang ini sementara diproses.

Untuk itu dengan adanya kekosongan jabatan ini  ia meminta kades tidak melakukan pencairan anggaran hingga adanya caretaker yang ditunjuk oleh bupati. “Kami meminta Kabag Keuangan Kabupaten Pulau Taliabu agar tidak memproses dan menahan sementara seluruh permohonan pencairan DD dan ADD yang diajukan mantan Kades Belo, Irma Liambana sampai ada keputusan Bupati Pulau Taliabu terkait Pj Kades Belo,”ungkap Nawan.

Ditegaskan atas nama pemuda Desa Belo Nawan, juga mendesak Camat Taliabu Timur Selatan segera berkordinasi dengan pemerintah daerah untuk menunjuk penjabat kepala desa dalam waktu dekat. Bila penunjukan penjabat tersebut membutuhkan proses waktu yang lama, pemuda mendesak segera menunjuk sekretaris desa, Dahlan Duwila sebagai pelaksana tugas (Plt) kepala desa. “Melalui satu surat agar memberikan kepastian hukum dan menjadi dasar sekdes dalam menjalankan roda pemerintahan di desa dan memberi pelayanan kepada masyarakat,”harapnya.

Ketua Pemuda Desa Belo itu meminta mantan Kades Belo, Irma Liambana tidak lagi berupaya mengendalikan pemerintahan di desa dan konsisten dengan pengunduran dirinya serta menghentikan seluruh aktivitas yang berkaitan dengan jabatan kepala desa.

Dia menyebutkan, saat ini ada pergerakan masyarakat yang menghentikan  pembangunan jembatan titian yang dianggarkan dalam APBDes 2019, namun tidak dikerjakan dan sekarang baru mau dikerjakan setelah dipermasalahkan lewat unjuk rasa (demo) beberapa waktu lalu.

“Bagi kami pembangunan kembali jembatan titian adalah upaya tambal sulam untuk menutup bobroknya penyalahgunaan anggaran tahun 2019. Aneh bin ajaib sikap mantan kades, Irma Liambana yang sudah mengundurkan diri tapi masih berupaya menutup   bobrok APBDes 2019 yang dipersoalkan masyarakat,”kesalnya.

Menurutnya, cara-cara membabi buta yang dilakukan mantan kades berpotensi menimbulkan gejolak di masyarakat sehingga patut diduga sebagai upaya memecah belah dan menciptakan konflik antara aparat desa dengan masyarakat. “Kami mengajak seluruh pemuda dan mahasiswa Desa Belo agar bersama-sama masyarakat tetap menjaga suasana kondusif dan persaudaraan ,”tutup Nawan mengakhiri pernyataannya.

Terpisah kepala Bagian Pemerintahan Kabupaten Pulau Taliabu, Amrul, ketika dihubungi media ini via whatsapp Minggu (21/6), terkait tindak lanjut surat pemberhentian kades Belo Taliabu Timur Selatan mengatakan pihaknya sementara mengkaji surat pemberhentian kades Belo, Irma Liambana dan telah memerintahkan Camat Taliabu Timur Selatan,  Muslim Buamona untuk mengecek kondisi di Desa Belo. “Sementara torang lakukan pengkajian mengenai surat BPD. Beta juga ada tugaskan camat untuk cek kondisi di lapangan,”jawabnya. (Cal/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: