poskomalut.com
baner header

Mediasi Sengketa Lahan Port Tolong Ditunda

TALIABU-PM.com, Sidang gugatan perkara perdata lahan pelabuhan laut Tolong, Kecamatan Lede, Kabupaten Pulau Taliabu, akhrinya ditunda. Pasalnya, pihak tergugat satu, dalam hal ini PT. Adidaya Tangguh (ADT), tergugat dua kementrian perbuhungan dan tergugat empat, Gubernur Maluku Utara (Malut) tidak menghadiri ageda sidang mediasi yang digelar Pengadilan Negeri Bobong secara Zom.

Kuasa hukum penggugat, Dr. Hc. Fatahila kepada posko malut melalui seluler Senin (22/6) mengatakan, sidang mediasi atas dugaan perampasan lahan milik kliennya saudara Ladayono di desa Tolong, Kecamatan Lede, Kabupaten Pulau Taliabu yang sudah dikuasai PT. ADT yang menjadikan lahan tersebut sebagai pelabuhan kapal terpaksa ditunda karena beberapa pihak terkait tidak menghadiri sidang yang diagendakan PN Bobong melaluo Zom pada 18 juni pekan kemarin.

“Sidang terpaksa ditunda karena tergugat satu, dua dan empat tidak menghadiri sidang itu, dan menghadiri sidang yang diagendakan PN Bobong hanya perwakilan Bupati Pulau Taliabu,” ungkapnya.

Kata dia, sidang itu akan diagendakan ulang PN Bobong pada 16 Juli 2020, masih dengan agenda sidang mediasi. Pada 16 juli itu merupakan ksempata terakhir bagi tergugat satu, dua dan empat jika para pihak terkait masih tidak menghadiri agenda sidang itu maka langsung kepada pokok perkara. “Pengadilan masih memberikan kesempatan bagi para pihak untuk menghadiri sidang yang direncanakan digelar pada 16 juli 2020, dan jika meraka tidak hadir maka sidang akan dijadwalkan kembali dengan agenda lanjut masuk pada poko perkara,” jelasnya. (Cal).

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: