poskomalut.com
baner header

Sekprov Malut Rencana Serahkan Jabatan Sekretaris Gustus ke BPBD

Samsuddin: Biar Lebih Fokus ke Pemerintahan

SOFIFI-PM,com Sekretaris Provinsi (Sekprov) Malut Samsuddin A Kadir mengaku banyak tugas dan pekerjaan sebagai Sekda Malut terbaikan, lantaran lebih banyak fokus pada persoalan wabah Virus Corona (Covid-19). Karena itu, mantan kepala Bappeda Malut itu berrencana menyerahkan jabatan Sekretaris Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Provinsi Malut kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Malut.

“Ini baru sekadar komunikasi secara lisan pada Gubernur Abdul Gani Kasuba (AGK) agar, SK sebagai sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Malut diubah, rencana saya berikan kepada Kepala BPBD Malut saja, karena banyak tugas selaku Sekprov terabaikan,” ujar Sekprov Malut Samsuddin A. Kadir saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerja, Senin (22/6).

Samsuddin mengaku, meski tidak lagi sebagai Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Malut, namun sebagai Sekprov Malut tetap mengontrol kerja-kerja tim gugus Malut. ”Bukan saya lari dari gugus, tapi saya fokus pada pemerintahan, dan penyusunan anggaran 2021 dan perubahan,” katanya.

Menurutnya, diakhir Juni dan awal juli 2020 nanti, Penyusunan KUA-PPAS 2021 mulai disusun, Sekprov selalu ketua tim anggaran perintah daerah (TAPD) Malut, kesulitan dalam pembahasan anggaran nanti. ”Juni ini KUA-PPAS 2021 disusun untuk disampaikan ke Deprov, makanya saya agak kesulitan. Untuk itu tugas sebagai sekretaris gugus rencana saya serahkan ke kepala BPBD,” katanya.

Samsuddin mengaku, jika jabatan sekretaris Gugus Tugas Covid-Malut tetap melekat pada dirinya mau tidak mau Posko Gugus Tugas harus dipindahkan ke Sofifi. Pasalnya aktivitas pemerintahan kembali normal lantaran pejabat esolon I, II dan III kembali beraktivas di kantor gubernur. ”Saya harus stay di kantor Gubernur karena ASN pemprov mulai masuk kantor, terutama pejabat eselon II dan III, maka dari itu kepala BPBD Malut yang bakal ganti posisi sebagai sekretaris Gugus Tugas Malut, supaya tetap stay di Posko sekretariat Gugus Tugas Malut,” ujarnya.

Dirinya mengaku rencananya sebelum melepas sebagai Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Malut, berkomunikasi dulu dengan tim gugus tugas. ”Meskipun saya tidak lagi sebagai Sekretaris Gugus, namun sebagai Sekprov tetap saya kontrol, tapi rencana ini saya komunikasikan dulu dengan tim gugus lain,” ujarnya. (iel/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: