poskomalut.com
baner header

Husen Alting: Kenapa Alat Test PCR Belum Diadakan

SOFIFI-PM.com, Koordinator bidang perencanaan anggaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Malut, Husen Alting mempertanyakan, alat tes Polymerase Chain Reaction (PCR) yang sampai saat ini belum diadakan.

Padahal, menurut rector Universitas Khairun (Unkhair) ini, dalam perencanaan anggaran alat tes PCR menjadi program prioritas dalam penanganan wabah covid-19 di Malut. “Awal perencanaan penanganan Covid-19 di Malut, alat tes PCR ini menjadi program prioritas, namun kenapa sampai pasien melonjak tapi belum juga dilakukan pengadaan,” tanyaa Husen Alting saat dikonformasi awak media di restoran royal, Selasa (23/6).

Menurutnya, dengan anggaran penanganan covid-19 sebesar Rp 148 miliar lebih dari cukup untuk pengadaan alat pemeriksaan PCR. “Kenapa alat PCR belum dilakukan pengadaan sejak awal,  padahal kami sudah masukkan dalam program prioritas. Silahkan tanya pada bidang pencegahan, karena yang mengeksekusi itu mereka,” katanya.

Dia mengaku, keterlambatan pemeriksaan specimen mengakibatkan jumlah daftar tunggu untuk pemeriksaan dan kapasitas karantina membludak, baik lokasi karantina milik provinsi mapun Kota Ternate. “Membludak kasus dan lokasi karantina membuat kita jadi keteteran seperti dengan kondisi yang dialami saat ini,” tuturnya.

Jika alat PCR sudah ada di Malut maka tim Gustu bisa melakukan rapid test, swab test masal dengan begitu bisa mengetahui lebih jelas terkait dengan Covid-19. “Kalau langkah ini dilakukan maka akan cepat terungkap, dan jika ini terungkap maka kita juga akan bisa lebih cepat berada pada trend penurunan,” jelasnya.

Ia menegaskan, tim gugus tugas segera melakukan pengadaan alat test PCR, bila pe mengirim petugas untuk langsung menjemputnya karena mesin ini sangat PCR itu sangat penting dalam penanganan covid-19 Malut. ”Kirimkan orang jemput langsung mesin PCR jangan menunggu lama lagi, pasalnya angka terus bertambah, sementara kesembuhan rendah karena lama pada pemeriksaan spesimen,” pungkasnya. (iel/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: