poskomalut.com
baner header

TP2GD Malut Koreksi Dokumen Usulan Sultan Babullah

TERNATE-PM.com, Tim Pengkaji dan Peneliti Gelar Daerah (TP2GD) Maluku Utara (Malut) selesai mengkajian dokumen usulan Sultan Babullah sebagai pahlawan nasional dari tim pengusul. Dari hasil pengkajian, ada beberapa koreksi dan catatan yang perlu diperbaiki dan dilengkapi.

Ketua TP2GD Malut, Prof. Husen Alting, mengatakan setelah menelaah dokumen usulan tersebut, pihaknya memberikan beberapa catatan yang perlu diteliti lebih jauh berdasarkan indikator syarat umum dan syarat khusus. Disamping itu, TP2GD juga memberikan dukungan dari sisi referensi yang dimilikinya. “Kita berharap usulan yang disampaikan ini langsung diterima. Makanya dokumen yang diusul nanti harus benar-benar akurat sesuai dengan syarat umum dan syarat khusus tadi,” katanya disel-sela kegiatan disemensasi hasil kajian usulan calon pahlawan nasional Sultan Babullah, Selasa (23/6) kemarin.

Husen mencontohkan, salah satu catatan yang menjadi koreksi adalah terkait uraian perjuanagn Sultan Babullah. Dalam dokumen usulan itu, kata dia, ada penyebutan gelar Sultan Babullah seperti Kaicil Baru, Datuk Sjah, penguasa samudera, dan sebagainya. Penyebutan gelar ini belum sepenuhnya didukung dengan uraian yang komprehensif. “Makanya kalau ini mau ditonjolkan, maka harus didukung dengan uraian dimaksus,” tuturnya.

Meski banyaknya catatan koreksi yang dilengkapi tim pengusul, TP2GD optimis usulan Sultan Babullah sebagai pahlawan nasional dapat diterima TP2G pusat. Namun semua itu, lanjut Rektor Unhair ini, semuanya tergantung pada tim pengusul. Dirinya juga berharap Dinas Sosial Malut maupun Dinas Sosial Kota Tetnate untuk memaksimalkan perannya.

Sementara Kepala Dinas Sosial Malut, Andrias Thomas, menambahkan pihaknya menerima hasil dokumen usulan Sultan Babullah sebagai pahlawan nasional dari Dinas Sosial Kota Ternate pada 27 Mei lalu. Dinsos Malut kemudian menyerahkan dokumen tersebut kepada TP2GD Malut untuk dilakukan kajian, dan pada Selasa kemarin dilakukan diseminasi. “Kita tinggal menunggu perbaikan dari hasil koreksi TP2GD Malut kepada tim pengusul. Kalau sudah rampung, maka kita tinggal menunggu keputusan gubernur untuk usulan ini ke pusat,” tambahnya.

Andrias optimis koreksi ini bisa diselesaikan dan usulan ke pusat segera terlaksana. Dengan demikian, jika tidak aral melintang, penetapan pahlawan pada 10 November 2020 nanti usulan Sultan Babullah sebagai pahlawan nasional bisa diterima. “Kalau tim ini bekerja maksimal, kita optimis. Jika ada kendala, maka nanti 2021. Tapi tahun ini kita yakin bisa diterima,” katanya optimis.(iel/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: