poskomalut.com
baner header

DPRD Kota Ternate Sesalkan Perwali Protokol Kesehatan Tak Dipatuhi Masyarakat

TERNATE- PM.com, Ketua Komisi I DPRD Kota Ternate Mohtar Bian menyoroti acara pesta malam yang dilakukan di Kelurahan Sango Kec. Kota Ternate Tengah tanpa mengikuti protokol kesehatan, dan juga tidak ada perhatian dari instansi terkait.

Acara-acar pesta malam, tanpa mengikuti protokol kesehatan itu akan bisa menyebabkan adanya klaster baru penyebaran Covid, mengingat karena kota Ternate terus mengalami peningkatan pasien Covid-19 setiap harinya.

Maka dari itu, acara perkumpulan maupun pesta itu harus ada pengawalan yang ketat dari pihak petugas baik gugus tugas, pihak-pihak terkait terutama satpol PP untuk mengawal Perwali Nomor 13 Tahun 2020 terkait dengan penggunaan masker serta jaga jarak.

Acara yang melibatkan banyak orang itu harus ada pengawasan dari pihak terkait, terutama Satpol PP harus mengawal acara pernikahan dan lain sebagainya, seperti yang terjadi, Rabu (24/6) malam, itu karna tidak ada kontrol dari instansi terkait dalam hal ini, Satpol PP.

“Satpol PP harus turun lapangan untuk menanyakan acara tersebut apakah ada izin resmi dari pihak yang berwewenang atau tidak. Dan apabila dalam acara tersebut tidak menerapkan protokol kesehatan maka bubarkan saja, akan tetapi jika acara tersebut menerapkan protokol kesehatan maka itu tidak masalah,” ungkapnya.

Mohtar menambahkan, pemkot harus lebih tegas lagi untuk mengawal perwali. “Kita harus kawal betul-betul, sehinga perda ini berjalan sesuai dengan kita inginkan, mengingat karena angka penularan Covid-19 di ternate semakin meningkat setiap harinya,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Operasional Gugus Tugas Kota Ternate, Arif Gani mengatakan, akan meningkatkan koordinasi dengan gugus tugas kecamatan dan gustu kelurahan, mengenai acara kegiatan yang melibatkan banyak orang itu harus mengikuti protokol kesehatan.

“Harus ada koordinasi dari Gugus Kota sampai gugus kelurahan sehingga kalau ada hal-hal yang melanggar protokol kesehatan maka gugus tugas bagian bawa langsung menindak,” ungkapnya.

Ia menambahkan, apabila cara tersebut tidak mematuhi protokol kesehatan maka harus dibubarkan.

Terpisah Lurah Kel. Sango Rustam Lating mengungkapkan, warganya yang membuat acara pesta tersebut tidak menghargai intruksi Pemerintah Kota Ternate di masa pandemi. “Dengan tidak memberitahu dan meminta izin kepada Pemerintah Kelurahan Sango,” ungkapnya.

Sehinga acara pesta tersebut tak berselang lama, Ketua LPM Kel Sango, Abdullah Bugis dan salah satu anggota TNI membubarkan acara tersebut.

Pagi tadi dirinya sudah panggil kepala keluarga mereka memberikan peringatan keras, alasan beliau itu atas permintaan anaknya yang nikah dan beberapa keluarga.

“Bagimanapun alasannya tidak diijinkan acara pesta, jika terulang lagi kedapatan warga Kelurahan Sango yang menyelenggarakan pesta maka mereka berhadapan dengan penegak Hukum karena masa pandemi ini ada aturan Hukum yang harus ditaati semua warga,” pungkasnya. (Ris/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: