poskomalut.com
baner header

Harga Tiket Weda-Sofifi Makin Mahal

Corona dan Baku Tukar Mobil Jadi Penyebab

WEDA-PM.com, Corona virus atau covid 19 memicu tingginya harga tiket mobil angkutan umum tujuan Weda-Sofifi. Kenaikan harga tiket ini dikeluhkan warga. Pasalnya, harga tiket yang sebelumnya hanya Rp120 ribu, kini naik menjadi Rp150 ribu.

Hasti, salah satu warga Weda, mengaku, heran dengan kenaikan harga tiket yang dilakukan sopir lintas Sofifi Weda. Sebab, setahu dia harga tiket hanya Rp120 ribu tapi kenapa sekarang naik. Padahal, tidak ada surat keputusan (SK) dari gubernur tentang kenaikan harga tiket.

Warga tersebut menuturkan, jika memang ada kebijakan kenaikan harga tiket ini lantaran wabah virus corona, minimal ada SK dari pemerintah dan disosialisasi kepada masyarakat. “Kalau tidak salah sesuai dengan aturan yang sudah dibuat pemerintah provinsi itu penetapan Rp120 ribu. Tapi kenapa naik tanpa ada penetapan kembali. Kalaupun ada kebijakan yang diambil oleh pemerintah minimal ada sosialisasi,”ungkap Hasti, salah satu warga.

Dia juga menyentil kebijakan tukar mobil alias ofor oto di Payahe. Kebijakan itu menurut dia merugikan penumpang.  Sebab, kebijakan tukar mobil inilah yang memicu terjadinya lonjakan harga tiket. “Weda Payahe Rp 50 ribu. Sampai di Payahe ofor mobil ke Sofifi Rp100 ribu,”jelasnya.

Warga itu berharap pemerintah mengambil langka cepat. Pemerintah kata dia, juga harus berpikir warga bukan hanya sopir lintas saja. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Halmahera Tengah (Halteng), Ahmadiarsyah, saat dikonfirmasi kemarin menyatakan, dishub sudah berkoordinasi dengan dishub provinsi agar segera menormalkan kembali sehingga tidak lagi ada yang menukar mobil di Payahe.  “Sekarang ini sudah new normal  jadi tidak ada lagi ofor penumpang. Mobil Weda sudah bisa langsung ke Sofifi,”kata Kadishub, Minggu (28/6).

Menurutnya, di Halteng sudah normal. Saat ini hanya menuggu hasil koordinasi dengan dishub provinsi, ditambah dishub Kota Tikep. Seraya berjanji akan mengundang organda untuk membicarakan hal ini. “Jadi nanti besok torang kumpul organda baru disampaikan penjelasan dari provinsi,”ujarnya.(msj/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: