poskomalut.com
baner header

Inspektorat Malut Minta Publik Awasi Pembagian Bansos

TERNATE-PM.com, Inspektorat Provinsi Maluku Utara (Malut), memastikan akan mengawasi penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat yang terdampak covid-19. Inspektorat meminta penyaluran bansos dilaksanakan secara transparan. Pasalnya, ada sejumlah daerah di Malut pada saat distribusi bansos masih kerap salah sasaran, akibat carut-marut data penerima di desa, kelurahan hingga kabupaten/kota dan provinsi.

Kepala Inspektorat Malut Ahmad Purbaya, menginginkan ada partisipasi masyarakat dalam mengawasi data bansos. “Bansos ini kan sekarang banyak yang memberikan. “Kabupaten/kota memberikan, provinsi memberikan, ada dua hal yang mungkin kami mohon bantuan dari teman-teman sekalian. Pertama kami sudah meluncurkan aplikasi jaga bansos, website jaga bansos,” ungkapnya.

Upaya memastikan dana bansos sampai kepada yang berhak sungguh mendesak. Sebab, alokasi dana yang begitu besar haruslah diawasi ketat, sehingga tidak ada potensi penyelewengan. Jangan sampai dengan data yang tumpang tindih membuat sebagaian penerima yang mendapatkan bantuan itu secara ganda. 

“Nanti teman-teman bisa akses di situ dan bisa melaporkan ke Inspektorat provinsi untuk diperiksa. Ada dua hal yang menjadi perhatian yaitu bansos fiktif dan bansos yang tumpang tindih. Artinya, satu orang bisa terima 3,4 atau 2, lebih dari satu. Itu dianggap tumpang tindih. Mohon dilaporkan ke saya juga atau langsung ke aplikasi jaga bansos yang akan KPK sampaikan ke inspektorat provinsi,” katanya.

Selain itu, Inspektorat katanya, juga sudah meminta rencana kebutuhan biaya (RKB) dari masing-masing kabupaten/kota, sehingga ketika penyusunan RKB di tahap dua tidak ada lagi tumpang tindih data antara provinsid an kabupaten/kota.(iel/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: