poskomalut.com
baner header

Pemkot Ternate Diminta Konsisten Terapkan PSBK

TERNATE- PM.com, Dalam rangka penerapan PSBK di kota Ternate akibat dari meningkatnya kasus positif mendapatkan respon dari DPRD Wakil komisi I Zainul Rahman.

Menurutnya, dari awal DPRD sudah mendorong agar di lakukan pembatasan sosial, tetapi Pemerintah Kota lebih memilih new normal.

“Dalam new normal pun DPRD mempertanyakan apakah sudah melalui kajian yang matang, sebab mengingat kasus yang hingga kini meningkat dan kemudian Perwali No 13 Tahun 2020 yang dinilai tidak efektif. Serta sekarang ada rencana baru yakni PSBK (Pembatasan Sosial Berskala Komunitas),” ungkap Zainul pada poskomalut.com, Kamis (2/7/20) diruangan kerjanya.

DPRD meminta kepada pemerintah Kota melalui tim gugus tugas dalam penanganan covid-19 agar meminta pandangan kepada tim ahli dan sehingga aturan yang dibuat tidak maju mundur agar tepat sasaran. “Harus melibatkan semua pihak jangan cuma difokuskan pada tim gugus tugas Kota Ternate,” jelasnya.

Kata Zainul kelemahan Pemkot dalam penanganan covid-19 sejak awal terletak pada pelaksanaan yang tidak konsisten dalam menjalankan kebijakan. Misalkan, Perwali yang masih banyak lalai. Selain itu masyarakat sekarang sudah tidak peduli dengan adanya pandemi covid-19. Untuk itu perlu dilibatkan semua pihak mulai dari RT, RW, tokoh Agama, Pemuda serta tokoh adat dalam penanganan.

“Dalam penerapan PSBK kondisi masyarakat di lingkungan juga harus diperhatikan atau stimulus yang diberikan oleh Pemerintah Kota. Sosialisasi dan edukasi perlu dilibatkan semua pihak dalam penanganan covid-19,” katanya.

Anggota DPRD Dapil Pulau ini menambahkan, yang terpenting adalah kebijakan yang sudah dibuat harus dijalankan secara konsisten, sebab melihat kasus positif kian naik dan DPRD menyetujui selama aturan untuk menekan bertambanya jumlah kasus. Selain itu, DPRD meminta agar pasien yang melakukan karantina mandiri perlu juga diperhatikan oleh Pemerintah Kota atau tim gugus agar mengawasi aktivitas, serta memberikan bantuan. “DPRD meminta kepada masyarakat agar memiliki kesadaran untuk mematuhi peraturan yang nantinya akan ditetapkan oleh pemerintah,” tutupnya. (Ris/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: