poskomalut.com
baner header

Holvenus Tegaskan Tanah yang Di Tempati Asisten I Setda Malut Masih Miliknya

TERNATE-PM.com, Holvenus Tonengan (57) menyebut tanah yang di tempati Asisten I Setda Provinsi Maluku Utara (Malut), Gafruddin bukan miliknya. Sebab, tanah tersebut sertifikat masih atas nama Holvenus Tonengan.

Holvenus Tonengan mengaku, permasalahan ini hingga dilaporkan ke Polda Malut, karena Gafruddin masih menempati rumah yang sertifikatnya masih atas nama Holvenus Tonengan padahal rumah tersebut belum pernah ada kata jual, kalau sudah dijual kenapa sertifikat masih ada di tanggannya.

Rumah yang berada tepatnya di RT 006/ RW 002 Kelurahan Kalumata ditinggalkan, karena pada tahun 1999 waktu itu terjadi kerusuhan dimana kerusuhan tersebut mengancam jiwa istri dan anak. Sehingga dirinya langsung mengambil keputusan untuk meninggalkan rumah tersebut.
Namun pada tahun 2001 saat dilakukan pengecekan ke rumah tersebut sudah ada yang menempati yang tidak lain Gafruddin, dan dari hasil pengakuan Gafruddin rumah tersebut sudah di beli lewat Ahmad Pora sebagai kuasa jual beli dari dirinya padahal tanpa sepengetahuannya.

Dan pada saat dilakukan pengecekakan selanjutnya pada tahun 2019 saudara Gafruddin masih menempati rumah tersebut, belum juga keluar dengan alasan dirinya sudah menang sidang di Pengadilan Negeri (PN) Ternate, padahal sidang tersebut tidak pernah ada pemberitahuan kepada dirinya lantas kenapa langsung divonis menang.

“Saya pun sempat emosi dan minta bukti sidang kepada Gafruddin atas penyampaian dirinya menang sidang di PN Ternate,” ujar Holvenus kepada, wartawam lalui telepon, Jumat (3/7/2020).

Dari situlah sehingga terbukti kalau kwitansi jual beli tanah diduga palsu, karena dalam isi kwetansi tersebut dirinya tidak pernah tanda tanggan di kwetansi itu dan bukti tanda tanggan nama dan marga pada kwetansi tersebut juga tidak sama sesuai tanda tanggan asli dan juga untuk surat kuasa bukan dirinya yang membuat, dan langsung menandatangganinya, karena bukti nama juga yang tertulis tidak sesuai dengan tulisan dirinya.

Holvenus menambahkan, bukti-bukti surat tersebut dirinya sudah mengambil untuk foto copy sebagai dasar untuk mencocokan dengan surat-surat yang asli, karena semua surat yang asli masih ada di tanggan dirinya tetapi kenapa hingga sekarang Gafruddin masih menempati rumah tersebut. “Untuk itu saya berharap kepada penyidik Polda Malut yang telah menanggani laporan yang telah dimasukan agar secepatnya berjalan sesuai proses hukum yang ada,” pungkasnya.(sam/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: