poskomalut.com
baner header

DPRD Ternate Buka Jalan Mediasi Sengketa Tanah Pekuburan Cina di Santiong

TERNATE- PM.com, DPRD Kota Ternate menyoroti status kepemilikan lahan tanah pekuburan Cina di RT 01 dan 03 Kelurahan Santiong, Kecamatan Ternate Tengah, yang diklaim milik yayasan Cahaya Bhakti oleh Budi Liem, sehingga pihak yayasan melayangkan surat kepada warga melalui Pemerintah Kelurahan Santiong, untuk mengosongkan lahan yang saat ini ditempati.

Maka dari itu, Ketua komisi I DPRD Kota Ternate Mohtar Bian mengatakan, DPRD akan mengambil langkah untuk melakukan mediasi dengan mengadakan pertemuan semua pihak agar menyelesaikan masalah ini.

“DPRD akan panggil semua pihak yang terlibat, baik itu dari pihak yayasan Cahaya Bhakti, pihak kelurahan, maupun warga yang menempati lahan tersebut untuk dimediasi,” ungkap Mohtar pada poskomalut.com, Rabu (8/7/20).

Dirinya juga mengaku, ada warga yang datang melapor ke DPRD soal permasalahan lahan yang mereka tempati tersebut. “Yang dianggap warga bahwa tanah tersebut belum memiliki sertifikat dan belum ada kejelas dari pemerintah Kelurahan terkait mengenai status tanah tersebut,” ungkapnya.

Disisi lain kata Mohtar surat secara resmi dari Kelurahan Santiong belum sampai ke DPRD, yang sebelumnya dari pihak yayasan telah melayangkan surat kepada warga melalui Pemerintah Kelurahan Santiong, Salahudin dan Kalumpang, yang sebanyak tiga kali. “Namun DPRD belum menerima surat resmi dari pemerintah ketiga kelurahan tersebut,” paparnya.

Akan tetapi beberapa hari lalu DPRD baru menerima surat dari yayasan Cahaya Bhakti terkait dengan warga yang menempati dilokasi pekuburan cina tersebut.

“Maka dari itu, dalam waktu dekat komisi I akan mengadakan pertemuan dengan semua pihak,” tutupnya. (Ris/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: