poskomalut.com
baner header

Tersangka Korupsi Pembangunan Asrama Pesantren Desa Wedana Halteng Segera Diungkap

WEDA-PM.com, Tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan asrama pesantren, di Desa Wedana, akan segera terungkap. Pasalnya, penyidik tindak pidana khusus, kejaksaan negeri (Kejari) Weda, terus mendalami dan mencari tersangka dalam kasus yang merugikan negera sebesar Rp 200 juta itu.

Plt Kasi Pidsus Kejari Weda, Yasser Samahati dikonfirmasi Selasa (7/7/20), menjelaskan, penyidik tinggal mencari siapa yang akan dijadikan tersangka dalam proyek pembangunan asrama pesantren ini. Dia menyatakan, alasan pihaknya menaikkan status kasus tersebut untuk mencari tersangka karena ada bukti.

Hanya saja kata dia, akan dilihat lagi dalam kasus ini ada kesengajaan untuk memperkaya diri atau karena faktor tidak tahu atau lalai.

“Kalau memang ada niat memperkaya diri maka akan kita tetapkan tersangkanya,” ujar Yaser Samahati

Sejauh ini pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi, diantaranya mantan Kepala Bagian Ekonomi Pembangunan Pemkab Halteng, PPhP,  mantan Bendahara Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), mantan Bendahara Ekbang, pihak rekanan atau perusahaan yang menangani proyek tersebut, serta dari pihak konsultan.

Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), dan Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Sekretariat Daerah (Setda) halteng.

“Kurang lebih 14 orang yang sudah kita periksa dalam kasus ini. Kemungkinan kita akan periksa lagi saksi dari pihak rekanan,” ujarnya.

Diketahui, proyek pembangunan asrama pesantren ini dianggarkan pada Anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) tahun 2016 di masa Bupati M Ali Yasin, sebesar Rp1,6 Miliar. Namun, sampai sekarang pekerjaanya tidak selesai. (msj/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: