poskomalut.com
baner header

Kontraktor Proyek MY di Halteng Diwarning

WEDA-PM.com, Seluruh kontraktor proyek multi years (MY) didesak untuk menuntaskan pekerjaan sebelum masuk tahun ketiga. Pasalnya, proyek MY yang pekerjaanya hanya tiga tahun namun belum juga diselesaikan. Padahal, ini sudah tahun kedua memasuki tahun ketiga. 

Pekerjaan proyek MY yang dimaksud yakni pembangunan gelanggang olahraga (GOR), dan pembangunan jalan hotmix Baka Jaya ke Batu Dua dan Sakam ke Desa Masure. Desakan ini kembali disampaikan ketua komisi III DPRD Halmahera Tengah (Halteng), Aswar Salim.

Menurut Aswar, batas pekerjaan proyek MY hanya sampai tahun 2021  dan ini sudah masuk tahun kedua. “Jadi kami tegaskan seluruh kontraktor MY agar percepat pekerjaannya,” tegas politisi Golkar ini, kemarin.

Anggota DPRD dapil satu Halteng ini menegaskan, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Halteng, lebih tegas lagi terhadap para kontraktor.  “Untuk pembangunan jalan hotmix Desa Lelilef, Komisi III sudah berulangkali melakukan rapat dengan pihak rekanan tetapi selalu beralasan asphal Mixing Plant (AMP). Kalau AMP tidak bisa maka harus pake AMP daerah sekitar. Di daerah Yeke itu ada AMP sehingga pakai dulu untuk dilaksanakan. Jangan pasrah dengan keadaan yang ada,”tandasnya.

Komisi III juga mendesak  pemerintah daerah mengevaluasi seluruh kontraktor ini jika sampai tahun ketiga pekerjaan tidak selesai, mereka harus diblack list.(msj/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: