poskomalut.com
baner header

Morotai Tidak Ada Anggaran Rehabilitasi Hutan

MOROTAI-PM.com, Dalam kurun 3 tahun terakhir ini, Pulau Morotai sering dilanda banjir. Bahkan, banjir terjadi disemua kecamatan yang ada di Morotai. Salah satu penyebabnya adalah curah hujan tinggi dan meluapnya air kali di sejumlah titik. Hanya saja, masalah tersebut belum bisa di atasi oleh pemerintah hingga kini. Sebab, tidak ada anggaran Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHT).

“KPH Morotai belum punya anggaran sendiri untuk melakukan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) atau penanaman,” ujar Plh Kepala KPH Pulau Morotai Ismit Bilo, saat dikonfirmasi wartawan.

Walau tak memeliki anggaran, tapi beberapa tahun lalu pernah dilakukan penanaman tanaman tahunan untuk tujuan rehabilitasi hutan tersebut.

“Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam hal ini Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) pernah melakukan penanaman di lokasi hutan lindung sudah dilakukan di desa Sakita (Morotai Utara) sebanyak 160 ribuan bibit dengan luas kurang lebih 288 Hektar dan tahun ini di Desa Sopi Majiko (Morotai Jaya) kurang lebih 128 ribu bibit dengan luas 200 hektar berupa pala, cengkih, durian, dan tanaman khutanan lainnya tergantung permintaan masayarakat,” kata Ismit.

Peran masyarakat dalam menjaga hutan juga menjadi penting, karena dalam rangka mengurangi terjadinya banjir dan menyebabkan masyarakat menjadi sengsara.

“yang paling utama adalah merubah paradigma masyarakat tentang hutan dan pengelolaannya,” akhirnya. (ota/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: