poskomalut.com
baner header

Tutup Defisit, Tunjangan PNS Morotai Dipotong

MOROTAI-PM.com, Keuangan Pemkab Pulau Morotai pada tahun ini rupanya bermasalah alias krisis. Informasi yang diterima wartawan koran ini, keuangan pemerintah Morotai mengalami defisit kurang lebih Rp 140 miliar. Ini merupakan angka defisit terbesar sepanjang Morotai dimekarkan menjadi kabupaten baru tahun 2008.

Salah satu langkah yang diambil pemerintah Morotai untuk menutupi angka deficit tersebut adalah memotong Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS), baik yang berada di struktural maupun non struktural.

Nilai pemotongan TKD PNS untuk menutupi angka defisit Rp 140 miliar ini bervariasi. Untuk PNS golongan II dipotong sebesar 10 persen, golongan III sebesar 15 persen dan golongan IV dipotong sebesar 20 persen. “Yang torang terima saat ini so beda dengan awal bulan, Sekarang tong cek di rekening ternyata sudah kurang, masalahnya sekarang banyak yang dapa punishman, baru pas dapa langsung dipotong,” tandas salah satu PNS yang enggan namanya disebutkan.

Terkait dengan kebijakan pemotongan TKD seluruh PNS tersebut dibenarkan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pulau Morotai, M Umar Ali. “Pemotongan dilakukan untuk menutupi angka difisit sebesar Rp 140 miliar,” ungkap Umar ketika dikonfirmasi wartawan beberapa waktu lalu.

Menurutnya, alasan terjadinya defisit itu karena menurunnya angka Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan terjadi pemotongan dana dari pemerintah pusat. “Defisit utama kan ada pemotongan anggaran dari pusat secara nasional, kemudian PAD kita tidak tercapai target sehingga penurunan PAD. Sementara belanja-belanja kita sudah kontrak yang lain. Pemotongan sedikit saja, contoh yang dipotong itu kinerjanya bukan total yang diterima per bulan, bukan. Paling 10,15, 20 persen. Saya diluar sehingga tidak hafal angka-angka musti kita lihat berapa penurunan PAD dan lainya,” pungkasnya. (Ota/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: