poskomalut.com
baner header

DPRD Haltim Diminta Evaluasi Kadis Dukcapil

MABA-PM.com, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halmahera Timur diminta untuk mengevaluasi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Halmahera Timur, Irawan Mahbub. Pasalnya, Disdukcapil Haltim dinilai tidak serius memberikan pelayanan kepada masyarakat saat melakukan pengurusan. Hal ini disampaikan Mantan Ketua Dewan Perwakilan Anggota (DPA) Himpunan Pelajar Mahasiswa Halmahera Timur (HPMHT) Makassar, Rahmat Naser.

Rahmat menuturkan, beberapa kali datang ke kantor Disdukcapil melakukan pengurusan sama sekali tidak dilayani. Kata dia, alasannya ada pemutusan aliran listrik ke kantor Disdukcapil karena adanya pengalihan jalan.

“Seharusnya, ini tidak bisa menjadi alasan. sudah memasuki beberapa hari, pihak Disdukcapil seharusnya menyiasati ini dengan menghadirkan mesin genset untuk memastikan pelayanan ke masyarakat tetap berjalan,” tuturnya.

Selain itu, menurutnya, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada di instansi ini tidak mengerti bagaimana memberikan pelayanan yang baik ke masyarakat berdasarkan peraturan perundang undangan yang berlaku.

“Dalan UU Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan tentang Administrasi Kependudukan dan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di bidang pelayanan Administrasi Kependudukan,” sebutnya.

Kata dia, banyak masyarakat yang melakukan pengurusan harus pulang tanpa diberi pelayanan sama sekali. Padahal, perjalan untuk bisa sampai ke kantor Disdukcapil terbilang jauh.

“Ada beberapa masyarakat yang berada diluar ibu kota kabupaten, harus bolak-balik selama beberapa hari hanya karena pelayanan buruk dari Disdukcapil.” katanya.

Untuk memastikan pelayanan bisa berjalan baik Bupati serta DPRD Haltim segera mengevaluasi kinerja Kadis dan pegawai di Dukcapil. Sebab menurutnya, dengan pelayanan yang buruk ini sangat merugikan masyarakat.

“Kadis dan ASN di Dukcapil harus konsisten dalam menjalankan tanggung jawab pelayanannya. Sehingga, masyarakat yang datang membuat KK, KTP dan Lain sebagainya, bisa mendapatkan pelayanan yang baik. Tidak merugikan tenaga dan waktu masyarakat,” tegasnya. (red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: