poskomalut.com
baner header

Ada Sistem Premanisme Pengelolaan Lapak di Sejumlah Pasar di Kota Ternate

TERNATE-PM.com, Kepala  Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate Ahmad Yani Abdurrahman mengaku sistem pengelolaan anggaran retribusi sewa lapak di sejumlah pasar di Kota Ternate seperti premanisme. Hal tersebut terkuak dalam rapat bersama BP2RD Kota Ternate dengan Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (17/9/2020).

“Lokasi/lahan yang berada di terminal di Kota Ternate, adalah lokasi penunjang dan jika dibenahi dengan sistem pembayaran yang baik. Tetapi yang terjadi sapa urus itu dia punya seperti premanisme lah, dan sapa kuasai pasar ini itu artinya mereka punya,”kata BP2RD Kota Ternate Ahmad Yani Abdurrahman, disela-sela rapat dengan Komisi II DPRD Kota Ternate, Kamis (17/9/2020).

Menurutnya, jadi pihak dewan bisa bersama dengan pihaknya lakukan on the spot ke lokasi-lokasi pasar di Ternate, dan sejumlah terminal, seperti terminal bastiong yang ada sejumlah lapak/tempat yang di sewa-sewa. Namun uangnya tak masuk kas daerah.

“Padahal jika kita himpun potensi yang begitu banyak itu sangat luar biasa. Sehingga itu saya meminta dukungan DPRD Kota Ternate, untuk membisa membahas bersama dengan dinas teknis lainnya,”ujarnya.

Lanjutnya, bahkan hal tersebut pihaknya sudah pernah mencari solusi dengan memanggil rapat dengan pihak sekertaris daerah, namun kadang beralasan lagi sibuk dan lainnya.

“Jadi langkah awal dengan hal tersebut harus di awali dengan pendataan potensinya berapa, dipanggil para penyewa lapak dan dilanjutkan dengan sosialisasi agar ada pembayaran retribusi ke pemerintah,”pungkasnya. (sam/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: