poskomalut.com
baner header

BPBD Morotai Hentikan Gaji dan TKD Milik AS

MOROTAI-PM.com, Oknum Aparat Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) berinisial AS, akhirnya diberikan sanksi oleh BPMD. Sanksi itu berupa dihentikannya pemberian gaji dan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) kepada AS sejak Agustus.

Hal ini dilakukan oleh BPMD lantaran AS yang bertugas di bagian operator anggaran untuk 88 Desa itu diduga kuat melakukan tindak pidana korupsi di dua desa diorotai bernilai miliaran rupiah.

“Dia (AS) pung (punya) gaji dan TKD sudah dihentikan mulai bulan Agustus,” ungkap Kaban BPMD Morotai Alexander Wermaaubun, kepada media ini Rabu, (16/9).

Menurutnya, penghentian pemberian TKD maupun gaji terhadap AS  dilakukan oleh dinasnya itu lantaran pegawai itu telah melanggar aturan yang berlaku. “Dari PMD sebagai bentuk phunismen atas perbuatannya,” jelasnya.

Mantan Sekwan Morotai itu mengaku, AS sudah berkoordinasi dengan dirinya, yang intinya AS siap pertaruhkan status ASN dan siap mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Dia pung hasil chtingan dengan kita melalui WA, siap pertaruhkan PNS-nya.jadi konsekwensi dia siap bertanggung jawab atas perbuatannya,” akuinya.

Untuk diketahui, kasus dugaan penyelewengan anggaran yang diduga dilakukan oleh AS itu terkuak ketika sejumlah aparat desa mengeluhkan soal gaji mereka yang hingga kini belum dibayarkan. Selain itu, anggaran yang sudah dicairkan di dua desa misalnya di Tanjung Saleh senilai Rp 612 juta dan Desa Cio senilai Rp 700 juta. Sedangkan pencairan anggaran itu dilakukan dengan memalsukan tanda tangan sejumlah pejabat di BPMD. (ota/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: