poskomalut.com
baner header

Pemkab Halut: Tidak Benar, Bupati Hina Loloda

TOBELO-PM.com, Juru bicara Pemda Halut Deky Tawaris menyayangkan, ada pihak pihak yang mempolitisir kata ‘bodoh’ yang seakan ditujukan kepada masyarakat Loloda sehingga menjadi viral di media social (medsos).

Dia mengatakan, sambutan Bupati Frans Manery pada acara penyerahan bansos ke kelompok tani itu yang menjadi viral karena ada kata bodoh yang dikeluarkan Bupati, tetapi sebenarnya Bupati menyinggung pembangunan jalan di Kao Barat. “Pada saat itu, Bupati menyampaikan tentang kondisi jalan di Kao Barat, tetapi menyinggung sedikit terkait prestasinya Pemda membangun jalan di Galela Utara dan Loloda Utara. Bahkan kata bodoh yang dikeluarkan oleh Bupati itu, bukan mengarah ke orang Loloda,” bantahnya. Rabu (16/09).

Ia menegaskan, selama satu periode pada tahun 2017, Bupati mengeluarkan kebijakan kemanusiaan untuk membangun jalan Galela Utara dan Loloda Utara diperuntukkan mempermudah akses ekonomi, pendidikan dan kesehatan di wilayah Galela Utara dan Loloda Utara bagi masyarakat Halmahera Utara secara umum.

Terkait pernyataan Bupati yang menyebut ” Kita Me Pande Tara Bodoh Sama Deng Dorang” semata mata tidak ada maksud menghina maupun melecehkan orang Loloda.”Pernyataan itu, menggunakan bahasa daerah, tentunya terjadi multi tafsir oleh sejumlah masyarakat, akan tetapi kami tegaskan bahwa pernyataan itu bukan mengarah ke siapa siapa, terutama ke masyarakat Loloda, sebab pada kesempatan itu, Bupati memasuki masa cuti ia menyampaikan prestasi kemanusiaan selama memimpin Halut,” kata Deky.

Deky menjelaskan, Bupati yang juga sebagai kontestan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Halut diakhir masa Cuti untuk tahapan kampanye, maka pada 7 September 2020, Bupati bertugas atas nama Pemda Halut memberikan sambutan pada acara penyerahan Bansos Alsinta berupa mesin traktor ke Petani di Kao Barat. Saat itu, Bupati menyampaikan poin penting pada acara itu, Bupati menyampaikan terkait penyerahan mesin traktor ke kelompok tani, kemudian Bupati menyampaikan kondisi jalan yang rusak di Kao Barat, serta menyinggung sedikit terkait prestasi Bupati atas keberhasilannya membangun jalan Galela Utara dan Loloda Utara. Jadi pada saat itu Bupati hanya menyinggung prestasinya di Loloda Utara, bukan di Loloda Kepulauan maupun Loloda yang ada di Halmahera Barat,” cetus Deky.  (mar/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: