poskomalut.com
baner header

Kembali Puluhan Warga Kota Ternate Didakwa Langgar Perwali Nomor 20

TERNATE-PM.com, Memasuki hari ketiga Pengadilan Negeri (PN) Ternate kembali mendakwa puluhan warga Kota Ternate sebagai pelanggar peraturan wali kota nomor 20 tahun 2020 dalam Operasi Yustisi atau sidang di tempat tentang penerapan Protokol kesahatan Covid-19.

Operasi Yustisi tersebut merupakan operasi gabungan TNI-Polri, Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate, Satpol PP, tim Gustu Covid-19 dan Pengadilan Negri Ternate yang dipusatkan depan ngara lamo (lapangan bola kaki) Kelurahan Salero, Kamis (24/9/2020).

“Sejak jam 10:00 Wit hingga jam 12:00 Wit di hari ketiga ini, sudah tercatat sebanyak 30 lebih pelanggar yang di tindak (sidang) yang masing-masing dikenakan hukuman berfariasi, dengan denda minimal Rp 50 dan kerja sosial dengan minimal durasinya kerja 30 menit dan rata-rata usia diatas 20 tahun sampai 40 tahun, kita sudah berikan teguran dan dikembalikan kepada orang tuanya,” kata Humas Pengadilan Negeri Ternate John Paul kepada wartawan.

Ia menuturkan, PN siap melakukan Sidang di tempat, kapan dan dimanapun selama diminta pemerintah setempat, untuk melakukan operasi yustisi seperti ini.

“Karena sudah ada Ederan ke kami untuk mewajibkan melakukan kerjasama dengan pihak-pihak terkait, khususnya penanganan covid-19 ini, karena memang ini perlu perhatian kita semua,”ujarnya.

Lanjutnya, Operasi Yustisi ini merupakan penanganan atau penindakan cepat pertama di Ternate kepada pelanggar protokol kosehatan Covid-19 karena langsung disidangkan di tempat.

“Semoga dengan adanya operasi ini masyarakat lebih sadar melakukan aktivitas diluar rumah sesuai dengan perwali no 20 thn 2020, karena ada sanksi yang akan menanti, seperti teguran lisan, teguran tertulis, kerja sosial, denda serta untuk pelaku usaha ada pencabutan izin dan denda,”jelasnya.

Disentil seling terjadi kebocoran informasi sebelum dilakukan razia ini, John mengaku, pihaknya tak mengetahui persoalan tersebut, karema ranah pihaknya hanya sebatas melakukan sidang.

“Soal informasi sering bocor itu dikembalikan ke pihak Pemkot dan petugas keamanan,”pungkasnya.

Diketahui jumlah warga Kota Ternate yang yeng tarjaring razia sampai memasuki hati ketiga ini tercatat sudah kurang lebih 60 orang lebih. (Sam/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: