poskomalut.com
baner header

Acara Adat dan Kampanye Paslon JOS Berujung Teguran

Bawaslu Berikan Teguran Langgar Protap Covid-19

TOBELO-PM.com, Kampanye pasangan calon (Paslon) Joel Wogono Said Badjak (JOS) yang dikemas dalam upacara adat cuci kaki, Kamis (01/10) Didesa Mamuya, Kecamatan Galela Kabupaten Halmahera Utara (Halut) berunjung peneguran. Hal itu, lantaran masa pendukung JOS melanggar protokol kesehatan pencegahan Corona Virus Desiase (Covid-19).

Pelanggaran protap Covid-19 pada kampanye Paslon JOS yang dikemas dalam acara adat di Tonamalang Desa Mamuya lansung mendapat teguran dari Bawaslu Halut. Teguran keras itu disampaikan ke Tim JOS. “Kita sudah berikan teguran ke tim JOS karena masa pendukung tidak patuh pada protab Covid 19,” Ungkap Komisioner Bawaslu Halut Ahmad Idris saat dikonfirmasi wartawan Posko Malut.

Lanjut Ia, Terkait dengan acara di Tonamalang Desa Mamuya itu, sebelumnya Tim JOS memasukan surat izin kampanye ke Polres Halut. Namun ternyata faktanya kampanye Paslon JOS dikemas dalam acara adat itu, berbeda. Kemudian terlihat masa pendukung melebihi batas, bahkan tidak mematuhi protap kesehatan.

“Sebelumnya Tim JOS masukan surat izin kampanye ke Polres, namun fakta lapangan berbeda, sehingga kami langsung memberikan teguran ke Tim JOS,” jelasnya.

Sementara Jurkam Paslon JOS Fahmi Musa membantah jika acara adat itu, disebut kampanye. Sebab, acara prosesi adat cuci kaki itu, dewan adat mengundang Paslon JOS untuk menghadiri acara tersebut.

“Kita belum kampanye, itu Paslon JOS diundang oleh Dewan adat, maka itu murni acara adat, bukan kampanye,” Akhirinya.(mar/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: