poskomalut.com
baner header

DPRD Ternate: Perwali Nomor 20 Tahun 2020 Hanya Menjebak Warga

TERNATE- PM.com, Perwali nomor 20 tahun 2020, terkait pemberlakukan denda bagi warga yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan (prokes) yang diterapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) itu sama halnya menjebak Masyarakat kota Ternate.

Ketua Komisi I DPRD Kota Ternate, Mohtar Bian mengatakan, Perwali yang diterapkan itu belum semuanya masyarakat kota Ternate pahami, terutama orang pendatang. Akibatnya masyarakat terjerat dengan adanya perwali ini.

“Jadi tindakan-tindakan sidang ditempat seperti yang kita lihat, sebenarnya merugikan masyarakat, maka dari itu tahapan-tahapan harus dilalui dulu, terutama mengadakan sosialisasi yang melibatkan semua unsur masyarakat,” ujar Mohtar pada poskomalut.com, Kamis (01/09/20) di kantor DPRD.

Lanjutnya, sosialisasi baik di tempat-tempat keramaian maupun di kelurahan-kelurahan. Ini kurangnya sosialisasi akhirnya masyarakat terjebak dan masih banyak masyarakat yang belum memahami terkait dengan Perwali.

“Ini sama halnya jebakan yang dilakukan oleh Pemkot terhadap masyarakat, bagimana tidak setiap hari, hampir sekitar 50 sampai 60 orang terkena razia, dan hasil dari sidang ditempat itu uang yang sudah dikumpulkan Rp 31 Jatah lebih” ungkapnya.

Sampai saat ini dirinya juga, belum lihat apakah sudah dilakukan sosialisasi atau belum, tentunya apabila mereka sudah melakukan sosialisasi maka tingkat pelangaranya berkurang.

“Apabila sosialisasi sudah dilakukan sesuai terget maka masyarakat juga akan patuhi perwali tersebut. Apabila sosialisasi sudah dilakukan sesuai terget maka masyarakat juga akan patuhi perwali tersebut,” pungkasnya (Ris/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: