poskomalut.com
baner header

Gugatan Ditolak, 4 Mahasiswa DO Unkhair Banding ke PT TUN

TERNATE-PM.com, Langkah Arbi M. Nur, Ikra S. Alkatiri, Farhrul Ahmad, dan Fahyudi Kabir menentang SK Rektor Unkhair yang memberhentikan mereka karena diduga mendukung mengkampanyekan pemberontakan OPM tidak berhenti.

Setelah mengajukan gugatan ke PTUN Ambon, dan majelis hakim memutuskan menolak gugatan a quo, Arbi bersama koleganya akan menempuh upaya hukum banding.

Kuasa Hukum Arbi dkk Al Walid Muhammad kepada Posko Malut menuturkan berdasarkan hasil kesepakatan bersama antara tim hukum dan juga para penggugat akan diambil langkah upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Makassar.

Al Walid bilang, diambilnya  upaya hukum banding ini dikarenakan ada beberapa pertimbangan hukum, itu diantaranya; Putusan hakim dianggap terjadi Dissenting Opinion diantara majelis hakim.

“Ada beberapa hal tentang pertimbangan majelis hakim (Ratio Decidendi) yang dalam pandangan kami keliru dan fatal dalam melakukan penerapan hukum atas perkara tersebut,” sebutnya.

Selanjutnya kata dia,soal ditolaknya eksepsi yang diajukan oleh kliennya tentang Error In Objecto dan Obscuur  Libel oleh majelis hakim. “Pada prinsipnya, kami tetap menghormati putusan PTUN Ambon,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Ambon, Selasa (29/09) kemarin, telah mengeluarkan putusan melalui sistem e-court berisi menolak gugatan yang diajukan Arbi M. Nur, Ikra S. Alkatiri, Farhrul Ahmad, dan Fahyudi Kabir. Mereka menggugat SK Rektor terkait Drop Out (DO) mereka tertanggal 12 Desember 2019 lalu.

Majelis hakim dalam eksepsi Menyatakan Eksepsi yang diajukan Tergugat tidak dapat diterima dan menolak untuk seluruhnya gugatan yang diajukan Penggugat dalam perkara gugatan Nomor : 8/G/PTUN.ABN, 9/G/PTUN/ABN, 10/G/PTUN/ABN, 11/g/PTUN.ABN. (agh/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: