poskomalut.com
baner header

DPRD Ternate Prihatin Anak Di Bawah Umur Jualan di Lampu Merah

TERNATE- PM.com, Dewan Perwakilan Rakyat Derah (DPRD) kota Ternate, prihatin dengan kondisi anak-anak yang berjualan di lampu merah.

DPRD menginginkan agar Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) kota Ternate berkordinasi dan membantu anak-anak dibawa umur yang berjualan di Lampu Merah yang mengancam keselamatan mereka.

Hal ini dikatakan oleh Wakil Ketua Komisi III Fahri Bachdar. Dirinya mengatakan, itu adalah tugas dari Pemkot Ternate bersama dengan DPRD dalam rangka koordinasi dengan baik dengan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) kota Ternate, Satpol PP dan Dinas Sosial.

“Kita harus melakukan penertiban terkait dengan anak-anak dibawa umur yang berjualan di titik-titik lampu merah yang ada di kota Ternate,” ungkap Fahri pada poskomalut.com, Selasa (27/10/20) via telepon.

Lanjut dia, di kota Ternate sudah ada Peraturan Derah (Perda) Kota Ternate No. 1 tahun 2019, yang mengatur tentang Kota Layak Anak bahwa setiap anak mempunyai hak hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Apalagi ini dimasa Pandemi, ada anak-anak tidak mengunakan masker saat berjualan di titik-titik lampu merah dan terutama menjaga keselamatan anak-anak dari kendaraan yang lalu-lalang.

“Insyaallah kami akan melukan pemanggilan kepada dinas terkait untuk menertibkan anak-anak tersebut. Termasuk dengan Satpol PP, Dinas Sosial dan terutama BP3A. Kita akan melakukan rapat gabungan dengan intansi terkit,” pungkasnya. (Ris/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: