poskomalut.com
baner header

Kejati Periksa Imran Jakub dan Bendahara Dikbud Malut

TERNATE-PM.com, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) memeriksa mantan Kadikbud Malut Imran Yakub dan bendahara Dikbud Malut Nufiyanti sebagai saksi. Pemerikaan kedua orang tersebut usai Kejati Malut meningkatkan status kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan kapal Nautika di Dikbud Malut dari penyelidikan ke penyidikan.

“Kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan. Jadi ini panggilan pertama untuk mereka (mantan Kadibud Malut Imran Yakub dan Bendara Dikbud Malut, Nufiyanti),” kata Kasipenkum Kejati Malut, Richard Sinaga saat diwawancarai wartawan, Senin (26/10).

Richard menuturkan, pihaknya menjadwalkan memeriksa empat saksi, namun dua diantaranya tidak hadir tanpa alasan. “Sebenarnya sebanyak empat orang, tapi yang hadir hanya dua orang,” ujarnya.

Dua orang saksi tidak hadir panggilan penyidik, lanjut Richard, berasal dari pihak rekanan pekerjaan proyek tersebut. Penyidik bakal melayangkan kembali surat panggilan terhadap saksi yang berlum diperiksa.

Jadi perkembanagan lebih lanjut nanti pihaknya sampaikan kepada wartawan dan yang pastinya kasus tersebut tetap berjalan sebagaimana ketentuan yang berlaku. “Jadi yang tidak hadir hari ini adalah panggilan pertama itu semua dari pihak rekanan. Nanti dijadwalkan ulang pemanggilanya,” pungkasnya. (nox/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: