poskomalut.com
baner header

Merasa Dicemarkan, Salah Satu Cawabup Di Halbar Adukan RD Ke Polda Malut

TERNATE-PM.com, Media sosial merupakan sarana yang digunakan oleh setiap orang untuk berinteraksi satu sama lain dengan cara menciptakan, berbagi, serta bertukar informasi dan gagasan dalam sebuah jaringan dan komunitas virtual.

Rusdi Bachmid dan rekan Kuasa Hukum Imran Lolory(foto:ist)

Namun berbeda dengan akun pada halaman Facebook yang berinsial RD alis Ringgo, yang pada tanggal 27 Oktober 2020, tepatnya pukul 23;06 WIT, telah mengupdate status pada halaman grup facebook HALMAHERA BARAT yang
diduga bermuatan penghinaan/dan atau pencemaran nama baik yang ditujukan
kepada salah satu calon wakil bupati Halmahera Barat nomor urut 2 Imran Lolory.

Bahwa terhadap status tersebut, imran lolory melalui kuasa hukumnya dari Kantor Hukum Rusdi Bachmid dan rekan, dalam hal ini diwakili oleh Rusdi Bachmid dan Sabri Bachmid angkat bicara.

“Hari ini, Kamis 29 Oktober 2020, kami selaku kuasa hukum Imran Lolory telah menyampaikan laporan pengaduan tertulis ke Ditreskrimsus Polda Malut dan sudah diterima oleh personil ditreskrimsus atas nama bripda Arend Kaufua, adapun laporan tersebut terkait dugaan penghinaan /pencemaran nama baik yang dilakukan oleh akun FB yang RD.

“Tegas Rusdi Bachmid alumni pascasarjana Unkhair, melalui pres rilis yang disampaikan ke Poskomalut.com, Rabu (29/10/2020).

Menurut Rusdi, tindakan akun tersebut secara terang-terangan telah menyerang harkat dan martabat kliennya, yang mana perbuatan tersebut dilarang berdasarkan UU Nomor 19 tahun 2016 perubahan UU Nomor 11 tahun 2008, tentang Informasi dan transaksi elektronik, pasal 27 ayat (3) dan pasal 45 ayat (3) yang diancam pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan denda paling banyak Rp. 750.000.000.- (tujuh ratus lima puluh juta rupiah).

“Untuk itu, kami selaku kuasa hukum korban berharap agar kapolda maluku
utara, melalui direskrimsus polda malut, dapat segera memproses pengaduan kami, agar dapat menjadi pelajaran bagi setiap pengguna medsos, bahwa dalam
berinteraksi pada ruang publik itu ada etika dan moral yang harus dikedepankan,
jangan asal menulis yang kemudian dapat merugikan orang lain,”ujarnya.

Senada, juga disampaikan oleh Sabri Bachmid rekan dari Rusdi Bachmid. Menurut Sabri, akun Ringgo ini diduga dikendalikan oleh oknum pecatatan polisi, yang menurut kliennya, ini bukan kali pertama oknum tersebut melakukan pencemaran nama baik terhadap dirinya, namun sudah beberapa kali melakukan pencemaran nama baik maupun fitnah kepadanya.

“Oleh sebab itu hari ini kami sampaikan laporan ke pihak kepolisian agar ada efek jera terhadap pengelola akun tersebut,”ungkap Sabri.

Ia menambahkan, untuk diketahui dalam status tersebut, akun FB atas nama Ringgo diduga menuduh Imran Lolory yang pada tahun 2011 menjabat sebagai Camat di Kecamatan Ibu Halbar, telah menipu masyarakat dan mengambil tanah
masyarakat, padahal kasus tersebut adalah sengketa lahan antara masyrakat dengan Pemda Halbar, yang kebetulan saat ini saudara Imran Lolory menjabat sebagai camat.

Disisi lain Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Malut Kompol Hi Zainal saat di konfirmasi Poskomalut.com membenarkan, adanya aduan tersebut dari kuasa hukum Imran Lolory.”Iya ada pengaduan dari Imran Lolory, tetapi nanti Senin pekan depan baru dilihat,”akunya. (Sam/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: