poskomalut.com
baner header

Terharu, Bupati Menangis Saat Sambutan di HUT Halteng ke 30

WEDA-PM.com, Bupati Edi Langkara, sempat meneteskan air mata saat membacakan sambutan pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke 30 Tahun, di Pandopo Falcino Weda, Sabtu (31/10). Bupati menangis saat menyampaikan capaian hasil pembangunan selama 3 tahun pembangunan Elang-Rahim.

Bupati menyatakan, tepatnya 31 oktober pada 30 tahun lalu Halmahera Tengah resmi berdiri menjadi sebuah daerah  otonom yang kini kita bersama-sama merefleksikan kembali sejarah perubahan dan peradaban Negeri Fagogoru ini.

“Kita memastikan agar tidak
ada kelompok masyarakat yang terabaikan dalam proses dan  pelayanan pembangunan,”ungkap Bupati Edi Langkara.

Perayaan HUT ke 30 tahun kali ini mengambil tema ” Kita Fagogoru”. Tema tersebut kata Bupati, memaknai filosofi Ngaku Rasai, Budi re Bahasa, Sopan
Hormat, Mitat re meymoe yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam derap langka kehidupan masyarakat.

“Fagogoru tidak sekedar menjadi simbol belaka melainkan memilki nilai patriotisme sekaligus spirit perjuangan yang perlu diaplikasikan dalam prilaku setiap orang untuk pembangun kesetaraan dan keadilan menuju Halmahera Tengah yang sejahtera,”cetus Bupati Edi Langkara.

Kepala daerah menuturkan, Halteng telah mencapai 30 tahun, namun secara de fakto pemerintahan di daerah ini  melaksanakan fungsi pelayanannya di Weda baru dalam usia  kurang lebih 13 tahun dalam kurun waktu 17 tahun.

Sebelumnya menyaksikan dan merasakan betapa sulitnya akses transportasi darat dan laut dari  wilayah fagogoru ke pusat-pusat pemerintahan dan perdangangan saat itu.
Akan tetapi lanjutnya, kini telah menikmati lancarnya  transportasi laut dan darat dari Weda ke Patani-Gebe dan sebaliknya. Bahkan kini adanya transportasi langsung
melalui tol laut dari Weda ke Surabaya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Elang-Rahim berkomitmen
pembangunan akan terus dipacu untuk menjangkau dan mengangkat derajat seluruh lapisan masyarakat tanpa
membeda-bedakan suku dan agama serta warna-warninya pilihan politik,”papar kepala daerah, sambil meneteskan air mata.

Pada kesempatan itu, meski dalam kondisi terharu dan meneteskan air mata, Kepala Daerah masih panjatkan doa keselamatan untuk seluruh masyarakat Halteng.

“Saya doakan agar semua masyarakat diberikan kesehatan, umur panjang dan diberikan banyak rezeki dan terhindar dari musiba,”ujar Bupati, dengan nada sedih dan meneteskan air mata.(msj/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: