38 Warga Gorontalo Diamankan di Gedung Pramuka Gambesi Ternate

Sejumlah warga Gorontalo dievakuasi ke gedung pramuka gambesi

TERNATE - PM.com, Sebanyak 38 penumpang dengan tujuan Provinsi Gorontalo, saat ini telah dipindahkan ke Gedung pramuka, yang berada di Kelurahan Gambesi Ternate Selatan. Pasalnya, sejumlah penumpang tersebut belum bisa kembali ke Gorantalo akibat, penerapan PSBB yang belangsung hingga 31 Mei.

Sebanyak 38 orang tersebut terdiri dari, 35 warga Gorontalo, 2 Berasal dari Ambon Maluku dan Satu diantaranya dari Jawa Tengah.

Salah seorang warga Gornatalo Karim, saat ditemui Selasa (26/5) mengaku, dirinya dan teman-teman berada di pelabuhan sudah memasuki 3 minggu lebih, dan Senin (25/5) sudah dipindahkan ke gedung Pramuka. "Dari kemarin sore kami dipindahkan ke Gedung Pramuka,"ungkapnya.

Berdasarkan informasi pemimdahan yang dilakukan pemerintahan Maluku Utara tersebut, merupakan permintaan dari Gubernur Gorontalo. "Kami dipindahkan, sebab dikatakan pelabuhan kan tempat ramai dan dalam rangka menghindari keramaian, karena tempat keramayan memiliki potensi penularan yang cepat,"kata Karim.

Ia pun mengaku, mereka semua sudah melakukan rapid test. "Kami sudah beberapa kali di rapid test hasilnya non reaktif makanya dipindahkan kesini agar lebih aman sesuai komunikasi kedua pemerintah,"ujarnya.

Karim mengaku, penerapan PSBB di Gorontalo bakal berakhir di tanggal 31 Mei, setelah PSBB baru mereka dikembalikan ke Gorontalo. "Kami juga sudah cek jadwal kapal, dan kapal bakal operasi tepat pada tanggal 31 Mei juga,"ujarnya.

Sementara untuk tarif tiket menggunakan dana pribadi, namun sejauh ini, uang yang rencananya di siapkan untuk pembelian tiket sudah terpakai, karena kebutuhan makan dan minum selama ada di pelabuhan.

"Sejauh ini uang untuk pembelian tiket sudah habis, kita berharap dari pemerintah bisa membantu,"harapnya.

Ia mengaku, sementara untuk tempat tinggal yang diberikaan cukup nyaman, kendalanya hanya air saja. "Kita berterimakasih karena diberikan tempat tinggal,"katanya.

Terpisah dari itu Kepala Operasional Gugus tugas Kota Ternage Arif Gani mengatakan, sejumlah warga Gorontalo ini transit dari daerah kerja dan ingin kembali, namun saat ini Gorantalo masih penerapan PSBB jadi masih menunggu untuk pulangkan mereka. "Kami lakukan koordinasi sementara disana masih penerapan PSBB sehingga mereka belum bisa diterima,"ungkapnya.

Arif mengaku, terus lakukan kordinasi sambil memantau perkembangan mereka. "Setelah lakukan pantauan kami bersepakat kemarin untuk berikan tempat beristrahat di Gedung Paramuka di Gambesi,"tuturnya.

"Insyallah disana layak utuk sementara sambil menunggu perhubungan kapal ke Gorontalo dan selesai penerapan PSSB,"kata Arif

Sementara untuk memenuhi kebutuhan mereka, pihaknya mengirimkan bantuan logistik dan lauk pauk, karena mereka mau mengolah makanan sendiri dengan bantuan paguyuban. "Pokoknya mereka patuh saja, dan sesuai hasil koordinasi dengan pihak Gorontalo dari Gubernurnya meminta agar mereka bersabar sebentar,"tandas Arif. (Cha/red)

Komentar

Loading...