Kanwil Kemenkumham Malut Teken Perjanjian dan Pencanangan Pembangunan ZI 2023

TERNATE-pm.com, Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Malut menggelar penandatanganan perjanjian kinerja dan pencanangan pembangunan
Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan WBBM.

Pada perjanjian kinerja Tahun 2023, terdapat 11 sasaran strategis dan 22 sasaran kegiatan di level kantor wilayah. Perjanjian kinerja tersebut kemudian dilaksanakan lebih rinci pada perjanjian kinerja di level 13 UPT Pemasyarakatan, dan 2 kantor imigrasi di Maluku Utara.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Malut, M. Adnan mengatakan, turunan dari perjanjian kinerja tersebut yakni pelaksanaan 39 target
kinerja di kantor wilayah. Maka, pada kesempatan itu, dirinya meminta komitmen para Pimpinan Tinggi Pratama dan para Kepala UPT di Maluku Utara dapat membangun dan memperkuat sinergitas dan kolaborasi, sehingga kinerja dapat tercapai sesuai target yang telah ditetapkan.

"Penandatanganan perjanjian kinerja, khususnya pencanangan komitmen bersama pembangunan zona integritas yang kita lakukan hari ini, diselenggarakan secara sederhana dengan lebih mengedepankan substansi dari pembangunan zona integritas," ujarnya kepada awak media usai penandatangan perjanjian kinerja dan pencanangan di Aula Gamalama Kanwil Menkumham Malut, Selasa (24/1/2023).

Lanjutnya, hal itu merupakan amanah dari Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 11 Tahun 2022 tentang Pembangunan dan Evaluasi Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM di lingkungan Kemenkumham RI, yang menyebutkan "tidak diwajibkan dalam pencanangan pembangunan ZI terdapat acara yang khusus/formal,".

"Karena yang utama ialah penyebarluasan informasi satker yang sedang melakukan pembangunan zona integritas," tutur M. Adnan.

Dalam membangun zona integritas, dibutuhkan komitmen dan daya juang yang tinggi dari seluruh jajaran secara berkelanjutan.

"Kita bersama telah belajar, bahwa satker yang memiliki komitmen yang tinggi mampu
melakukan transformasi, inovasi, dan akselerasi di tengah berbagai
keterbatasan dalam membangun zona integritas," ucapnya.

Sementara satker dengan komitmen yang relatif rendah akan melihat keterbatasan sebagai ancaman, tanpa disertai tindakan solutif.

"Pada kesempatan yang baik ini, izinkan saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran Kantor
Imigrasi Kelas II Non TPI Tobelo yang berhasil meraih Predikat WBK Tahun 2022 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi," kata Kakanwil.

Capaian predikat WBK tersebut terbilang prestisius, karena hanya tiga satker yang berhasil dari 25 satker yang diusulkan TPI ke
TPN.

"Ini merupakan bukti bahwa, meskipun merupakan satker yang terletak di wilayah timur, tapi mampu bersaing dan menjadi yang terbaik dengan satker lain di Indonesia," tuturnya.

Komentar

Loading...