poskomalut.com
baner header

Irjen (Pol) Suroto Harap Program Deteksi Dini di Malut Dilanjutkan Kapolda Baru

TERNATE-PM.com, Setelah menjabat selama setahun lebih di wilayah hukum Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara, mantan Kapolda Malut, Irjen (Pol) Suroto berharap, program deteksi dini yang telah dilakukan olehnya bisa terus dikembangkan oleh Kapolda yang baru menjabat menggantikan dirinya.
Kepada poskomalut.com , Jum’at, (14/02/2020) Irjen (Pol) Suroto mengatakan, situasi Kamtibmas di wilayah Malut cukup aman dan kondusif selama Dirinya menjabat sebagai Kapolda di Maluku Utara (Malut). Situasi aman dan kondusif menurutnya bisa dirasakan pada saat dilaksanakan Pemilu serentak yang telah menjadi agenda Nasional. “Kemarin agenda Nasional pun dapat kita berikan pelayanan keamanan dengan baik meskipun di awal bagian indeks potensi rawan pemilu kita berada di rangking satu kategori rawan. Tapi berkat kerja sama kita semua, hal itu dapat diantisipasi sehingga pelaksanaan pemilu dapat berjalan dengan baik,” tuturnya.
Setelah sukses berikan pelayanan pengamanan saat berlangsungnya Pemilu serentak, Suroto juga menginginkan Kapolda baru, Brigjen (Pol) Rihwanto dapat berkaca dengan apa yang telah dilakukan olehnya. Menurutnya, jikalau dilihat dari kondisi geografis, wilayah di Malut 75% adalah perairan. Kemudian dari kondisi kesatuan Polri sendiri, dari jumlah maupun penggelaran kesatuan masih jauh dari jumlah yang dibutuhkan. “Personil kita baru mencapai 40%. Kemudian kesatuan kita, dari 118 kecamatan, jumlah Polsek yang tersedia hannyalah 46 Polsek. Kondisi inilah dari awal saya sampaikan pada seluruh anggota berarti pelayanan kita masih strategis karena Kamtibmas kita adalah pro aktif dan bukan menunggu kejadian. Karena kalau menunggu kejadian kita bisa susah, sehingga kita lebih mengedepankan deteksi dini agar tidak menimbulkan permasalahan,” terangnya.
Untuk meminimalisir permasalahan yang terjadi, selain melakukan deteksi Dini, mantan Kapolda juga berpesan untuk lebih mengedepankan kerja sama dengan seluruh stake holder, tokoh masyarakat, agama, pemuda dan semua komponen masyarakat untuk bisa membantu Polri agar bisa membangun daya cegah dan tanggap masyarakat terhadap Kamtibmas itu sendiri. “Jadi intinya Kambtibmas itu bukan hanya tanggung jawab Polri, tapi tanggung jawab kita bersama. Keamanan itu penting, karena investasi suatu daerah bisa berjalan baik tergantung keamanan daerah itu sendiri. Semoga ke depan nantinya, kerja sama yang baik ini bisa diteruskan oleh Kapolda yang baru,” tutupnya. (OP-red/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: