poskomalut.com
baner header

Tidak Takut Terjangkit, Warga Tonton Pasien Positif Covid-19 di Jemput Petugas Medis

TERNATE-PM.com, Salah satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dipulangkan beberapa hari lalu, dijemput kembali petugas medis untuk ke ruangan Isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Bosorie (CB) Kota Ternate, karena telah dinyatakan positif.

Penjemputan pasien, dari pantauan poskomalut.com, warga ramai-ramai ikut menyaksikan tanpa takut tertular, hingga petugas medis yang hanya menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dari jas hujan seharga Rp. 15 ribu.

Saat dikonfirmasi media saat dilakukan konferensi Pers, Senin, (23/03/2020) Dr. Rosita Alkatiri, M.M.kes yang juga termasuk dalam Gugus Tugas percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Malut mengatakan, Untuk penanganan pasien dengan kasus terkonfirmasi positif sudah sesuai dengan protap yang telah di bagikan.

Menurutnya, apabila pasien yang dikategorikan masuk dalam status PDP, namun tidak menimbulkan gejala yang berat maka akan diisolasi rumah.

“Jadi isolasi rumah dengan pengawasan dan juga memprotek pasien tersebut dengan APD dan juga masker,” terangnya.
Rosita menambahkan, hal tersebut merupakan upaya yang mereka lakukan juga dalam rangka meningkatkan kualitas hidup pasien dengan melakukan aktivitas sehari-hari.

“Melakukan aktivitas sehari-hari bisa, namun dibatasi dan hanya di rumah saja dengan menggunakan APD,” ungkapnya.

Untuk beberapa upaya selanjutnya tetap akan mereka lakukan, namun sekarang untuk sementara pasien diisolasi terlebih dahulu dan akan dilakukan pemeriksaan kembali.

“Jadi pemeriksaan satu pasien biasanya dilakukan satu hari empat kali,” tambahnya.

Kondisi pasien sekarang menurutnya, dalam kondisi sangat sehat dan tidak ada gejala sama sekali karena telah melewati masa pemulihan.

“Pada saat pengambilan spesimen tersebut tanggal (18/03/2020) dan sekarang sudah tanggal (23/03/2020) sudah cukup dan masa inkubasinya sudah lewat. Maka itu kami akan melakukan sweb kembali dan hasilnya akan di kirim. Tapi untuk dapat memprotek pasien tersebut, maka kami masukan ke ruang isolasi di Rumah Sakit untuk dapat memantaunya kembali,” tutupnya. (OP-red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: