poskomalut.com
baner header

Kendalikan Ganja Lintas Provinsi, Napi Lapas Ternate Dibekuk Polisi

TERNATE-PM.com, Direktorat Reserse Narkoba Polda Maluku Utara (Malut) berhasil menggagalkan 3 paket ganja berukuran besar dengan berat 2,5 kilo gram, dan satu paket kecil berukuran 47,80 gram yang dipasok dari Medan Provinsi Sumatera Utara.

Selain mengamankan kurang dari 3 kilo gram ganja, anggota juga berhasil mengamankan dua terduga pelaku yang melakukan penjemputan barang dengan inisial RR alias Dhani maupun pemilik barang dengan inisial AK alias Kamal.

Kapolda Malut, Irjen (Pol) Rikhwanto, Selasa (30/6/2020) di lantai IV gedung Direktorat Lalu-Lintas (Ditlantas) Polda Malut mengatakan, untuk kronologis pengungkapan kasus kiriman ganja asal Medan ini berawal dari penangkapan terhadap tersangka RR yang melakukan pengiriman barang di salah satu jasa pengiriman J&T, yang beralamat di lokasi kelurahan Stadion pada Kamis (18/62020) sekitar pukul 21.00 Wit.

Dari tangan RR lanjut Kapolda, anggota berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa, narkotika jenis ganja dengan berat 2,5 kilo gram, 1 sachet sedang narkotika jenis ganja seberat berat 47,80 Gram, 1 handphone merek Samsung warna silver.“Pengungkapan kasus ini merupakan tindaklanjut informasi masyarakat yang kita terima,” ucap Kapolda.

Kapolda menuturkan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tim penyidik, barang tersebut merupakan barang dari salah satu narapina (Napi) penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jambula Ternate dengan inisial AK alias Kamal.“Dari pengembangan, AK mengakui bahwa barang itu merupakan barang miliknya yang dijemput RR di jasa pengiriman, tapi RR ini sebelumnya juga sudah pernah tertangkap dalam kasus narkotika yang keluar pada 2015 lalu,”ujarnya.

Kapolda juga menyatakan, saat ini kedua tersangka terus dilakukan pemeriksaan dan pendalaman atas kasus tersebut, bahkan Polda Malut juga melakukan koordinasi dengan Polda Sumatera Utara untuk melakukan pengembangan terhadap pelaku yang melakukan pengiriman tersebut.

“Kasus ini dalam pengembangan dan kita juga sudah kerasama dengan Polda Sumut, untuk AK yang merupakan Napi akan tetap dihukum dan mungkin akan kembali berjalan setelah kasus lama berakhir,” tegasnya lagi.

Sementara itu Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Malut, Kombes Pol Setiadi Sulaksono menyatakan, modus yang digunakan untuk mengelabui petugas dengan membungkus menggunakan celana jeans.“Atas perbuatan tersebut, keduanya dijerat dengan pasal 111 ayat (2) dan pasal 114 ayat (2), UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman, pasal 111 ayat (2), pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun,” pungkasnya.(sam/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: