poskomalut.com
baner header

Akun Facebook ‘’Ute Goyoba’’ Dilaporkan ke Polisi

TIDORE-PM.com, Merasa dirugikan secara sepihak dengan penggunaan nama dan foto di media sosial facebook, warga Kelurahan Tambula, Kecamatan Tidore Pulau, Suratmin Idrus, melaporkan pengguna akun facebook ’’ Ute Goyoba ‘’ di Polres Kota Tidore, Senin ( 22/6).

Suratmin seusai memasukkan laporan yang terima oleh Brigpol Iswandi F, melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Tidore Kepulauan, kepada sejumlah wartawan menjelaskan, laporan yang dilayangkannya sebagai korban yang dirugikan. Sebab, akun tersebut mencatut nama akrabnya, sekaligus menggunakan foto sehingga dirinya menempuh jalur hukum untuk diproses sebagaimana ketentuan perundang-undangan yang berlaku. ’’Akun facebook saya hanya satu, kemudian ada akun baru dengan nama berbeda tapi menggunakan foto saya merupakan bentuk kejahatan,’’katanya.

Ia mengaku kaget  mengetahui pemilik akun facebook  Ute Goyoba, dibuat untuk menyerang pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota  Ali Ibrahim-Muhammad Sinen (Aman). “Olehnya itu jangan sampai muncul persepsi lain di masyarakat tentang saya maka  saya kemudian mengadukan pemilik akun palsu ini ke polisi agar ditindaklanjuti sebagaimana mestinya,” jelasnya.

 Dari pantauannya, akun  siluman ini beroperasi  lebih condong pada pasangan bakal  calon wali kota dan wakil wali kota Salahudin Adrias dan Muhammad Djabir Taha, selalu dengan bahasa provokasi. Untuk itu dirinya berharap dengan adanya laporan tersebut pemilik akun palsu dapat diproses hukum. ‘’ Saya sarankan  sebaiknya dalam mengampanyekan kandidat jangan dengan fitnah. Sebab jika pemimpin yang didukung dengan semangat menyebarkan fitnah bagimana hasilnya nanti,’’ cetusnya.

 Ia berharap, menyambut pesta demokrasi Desember 2020 nanti, para tim sukses maupaun pendukung dan simpatisan masing-masing pasangan calon dapat berpolitik secara sehat dan bermartabat, terutama di media sosial.

Sementara itu Kasat Serse Polres Tidore, IPTU Redha Astrian, merespon baik laporan tersebut untuk ditindaklanjuti. ’’Kami akan melihat unsur  pidananya. Laporan sudah masuk kewajiban kami memprosesnya,’’terang Astrian.

Kasat Serse berharap   masyarakat   lebih bijak dan dewasa, sehingga tidak dapat merugikan pihak lain. Apalagi, sesama orang Maluku Utara khusunya warga Tidore yang penuh dengan adab akan tali persaudaraan. “Silakan masyarakat menggunakan media sosial, namun harus dengan bijak dan dewasa. Jangan sampai merugikan orang lain dan diri sendiri,” ujar Redha, di ruang kerjanya,kemrin.

 Redha menegaskan jika ada pihak yang merasa dirugikan kemudian melaporkan ke polisi, pihaknya tidak akan segan-segan menindaklanjuti, apalagi  memenuhi unsur pidana.(mdm/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: