Ali Ibrahim Nilai Gugatan SALAMAT Lucu

Ali Ibrahim

TIDORE-PM.com, Materi gugatan pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tikep Salahuddin Adrias-Muhammad Djabir Taha (SALAMAT) di Mahkamah Konstitusi (MK) dianggap lucu dan salah sasaran. Pasalnya materi gugatan mengarah pada indikasi korupsi.

“Lho kami diaduhkan masalah dugaan korupsi dan penyalagunaan wewenang untuk kepentingan politik kemarin maksud? Bukankah saat pelaksanaan pilkada kami berdua sedang cuti dan jabatan diisi pejabat dari provinsi yang tidak ada kaitan apa-apa lucu dorang,’’ ungkap Walikota Tikep Ali Ibrahim.

Menurut Ali, dilihat dari materi gugatan paslon SALAMAT juga dirinya sangat optimis akan ditolak. Pasalnya laporan tersebut tidak sesuai dengan Pasal 158 namun terkesan dipaksakan, buktinya saat sidang perdana sudah dipertanyakan Hakim ketua saat memimpin jalanya sidang menjadi pertanda kekalahan kedua kalinya SALAMAT. Laporan mereka lebih mangarah kepada persoalan korupsi, anehnya kalau soal korupsi kenapa tidak dilaporkan ke KPK malah ke MK.

“Soal pencairan  Rp 45 miliar dana DID yang dilakukan pencairan kemarin jugakan saya bersama Muhammad Sinen masih cuti karena melakukan kampanye, sehingga diganti oleh pejabat sementara, lalu bagaimana bisa kami Korupsi,dan kalaupun dianggap begitu maka silakan saja mereka buktikan,’’ terang Ali Ibrahim.

Kendati demikian, Ali Ibrahim menghargai psikologi paslon SALAMAT yang menempuh jalur MK merupakan bagian dari proses demokrasi yang patuh kita semua hargai bersama. Namun sangat disayangkan dan perlu diingat segala tuduhan harus berdasarkan data dan pembuktian.

“Kita lihat saja hasilnya , setelah putusan MK jika keduanya tak mampu membuktikan tudingan ini siap kami balik tempuh jalur Hukum demi nama baik kami berdua,’’ tegas Ali Ibrahim. (mdm/red)

Komentar

Loading...