poskomalut.com
baner header

Aliansi Masyarakat Kelurahan Fitu Datangi DPRD Ternate, Desak Selesaikan Sengketa Tanah Pekuburan

TERNATE-PM.com, Menindaklanjuti tuntutan sengketa lahan di Kelurahan Fitu, Ternate Selatan, Aliansi Masyarakat Kelurahan Fitu bersama Komisi l DPRD Kota Ternate melakukan rapat dengar pendapat, Rabu (13/1/2021) di Aula Dekot, Kalumata.

Koordinator Aliansi Masyarakat Kelurahan Fitu, Risno Wahid menyatakan, tuntutan warga pada aksi beberapa waktu lalu tidak diindahkan pemerintah Kota Ternate, sehingga mereka berharap pada DPRD untuk dapat menyampaikan keluhan mereka.

“Aksi ini adalah aksi kedua, dan alhamdulillah diterima oleh Komisi l, sebaimana yang kita tau aksi pertama, oleh pemerintah Kota Ternate belum ada respon yang efesien dan efektif,”ujarnya.

Hasil hearing tadi, Komisi l berjanji besok akan  memanggil BPN (Badan Pertanahan Nasional) dan bagian Arsip Provinsi Maluku Utara, terkait dengan data otentik kejelasan arsip yang ada di sana.

Pihak Komisi l DPRD juga akan memanggil Yayasan Muhammadiyah untuk dimintai keterangan serta memberikan kejelasan akan hal ini.

“Saya sebagai koordinator juga mempertegas tadi di dalam rapat, bahwa kami meminta secepatnya agar masalah ini segera diselesaikan, karena beberapa hari kemarin saja, ada beberapa orang yang meninggal dunia, dan hasil penggalian itu kami dapati ada tulang, dan itu sudah terjadi beberapa kali, akibat dari lahan pekuburan yang sudah sempit,” jelasnya.

Ia mengancam akan kembali membuat aksi jilid lll, dengan memboikot jalan yang ada di lahan sengketa, dan berjanji akan ada massa yang lebih besar lagi, jika masalah ini tidak cepat diselesaikan.

Dirinya menyatakan, sebenarnya masalah ini tidak terlalu sulit jika pihak Yayasan Muhammadiyah membuka diri untuk melakukan komunikasi, tetapi sejauh ini tidak ada.

“Konfirmasi terakhir bersama wali kota itu mau ketemu sama pihak yayasan sebelum pemilu kemarin, cuman lagi-lagi tidak ada balasan dari wali kota, itu yang membuat kami merasa kesal,” ujarnya.

Ditanya apakah ada upaya hukum, dirinya menyatakan siap melakukan somasi kepada pihak Yayasan Muhammadiyah, karena informasi terakhir akan ada pembangunan, dan diawal tahun ini sudah ada pencairan untuk menindaklanjuti itu. (Mg03/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: