Kejati Malut Respon Desakan GPM

TERNATE-PM.Com, Lagi-lagi Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Marhaen (DPD-GPM) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Ternate, Kamis (6/8/2020) kembali mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Maluku Utara (Malut) untuk mendesak kepada Kejati Malut segera mengusut tuntas permasalahan atas dugaan temuan BPK-RI di 2019, yang sempat ditolak oleh sejumlah Anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan (Tikep).

Kordinator Aksi (Korlap) Sartono Halek mengatakan, bahwa gerakan Aksi ini bukan baru pertama kali. Tetapi, aksi desakan ini sudah beberapa hari sebelumnya sempat menggelar Aksi di kantor Kejati Maluku Utara pada Selasa ( 4/8/2020).

“Untuk itu kedatangan DPD GPM dan GMNI Ternate guna mendesak kepada lembaga supremasi hukum yakni Kejati Malut, agar segera menindak lanjuti dan menelusuri dugaan penyalahgunaan anggaran yang menjadi penolakan DPRD Tikep atas sejumlah Item pekerjaan yang bermasala,”tegasnya.

Sementara itu Kejati Maluku Utara Erryl Prima Putra Agoes menanggapi tuntutan masa Aksi DPD GPM Malut dan GMNI penyampaikan pihaknya, sangat merespon dengan baik atas tuntutan DPD GPM dan GMNI. “Cuman satu kita ini berada pada negara hukum kita tidak bisah menahan orang begitu saja,”tandasnya.

“Jelasnya Kejati Malut tetap menelesuri dan menindak tegas, kalau memang benar-benar ada unsur kerugian dan kemudian menyalahgunakan keuangan Negara,”tegas Erryl sembari menyebutkan pintu Kejati selalu terbuka untuk melayani masyarakat.(red)

Comments (0)
Add Comment