SC759 dan HPMS Galang Dana Peduli Waitina Kepsul

TERNATE-PM.com, Bencana banjir yang melanda warga Desa Waitima, Kecamatan Mangoli Timur Kabupaten Kepulauan Sula, akibat meluapnya sungai Waisenga karena hujan deras yang terjadi beberapa hari belakangan ini, menarik simpati sejumlah elemen.

Salah satunya datang dari Himpunan Pelajar Mahasiswa Sula (HPMS) Cabang Ternate dan Study Club (SC) 759. Para mahasiswa dan pelajar ini, Rabu (08/07), melakukan aksi kemanusian penggalangan dana untuk membantu masyarakat Desa Waitina.

Presidium SC 759 Bachtiar S Malawat, pada Posko Malut disela-sela aksi galang dana untuk membantu masyarakat Desa Waitina, di areal masjid raya Al-Munawwar mengatakan, aksi galang dana ini merupakan bentuk kepedulian sesama manusia. Tentunya, bencana yang dialami masyarakat Desa Waitina mengetuk naluri kemanusiaan kita.

“Kami sudah beberapa hari melakukan aksi galang dana sejak bencana menimpa warga Desa Waitima. Bantuan satu dua rupiah yang diberikan masyarakat Kota Ternate ini memberikan senyum bahagia masyarakat Waitima,” ungkapnya.

Sementara koordinator HPMS Kamil Ilyas Duwila, kepada Posko Malut menyampaikan, akibat dari banjir ini, dua rumah rusak berat, 120 rumah yang terdiri dari 135 KK terdampak. Tiga bangunan sekolah terendam banjir, diantaranya SD, SMP dan SMA serta satu bangunan kantor desa.

Kamil berharap, semua elemen masyarakat Maluku Utara, khususnya kota Ternate dan Kabupaten kepulauan Sula, agar sama-sama turut berpartisipasi dalam meringankan beban masyarakat yang ada di Desa Waitina.

“Kita berharap masalah ini cepat selesai, sehingga masyarakat desa Waitina dapat melakukan aktifitas sebagaimana mestinya,” tuturnya.

Dirinya menyebutkan, duka Waitina adalah duka kita semua, olehnya itu uluran tangan dari semua masyarakat sangat dibutuhkan. Sebab hal ini menyangkut kemanusiaan yang mestinya dijunjung tinggi.

“Sekali lagi kami secara organisasi sangat mengharapkan genggaman tangan dari saudara-saudara sekalian untuk turut berpartisipasi membantu masyarakat desa Waitina,” tutupnya. (agh/red)

Comments (0)
Add Comment