Ancam Warga, Anak Kades Capalulu Dipolisikan

SANANA-PM.com Kisruh antara kepala Desa Capalulu, M. Ali Umasangaji dengan warganya beberapa waktu lalu berbuntut panjang. Ini setelah, Julfadli Umasangaji yang tak lain anak dari kepala desa mengancam membunuh salah satu warga, Sahrul Ipa, Rabu (6/11/2019). Tak terima dengan ancaman tersebut, Sahrul mempolisikan Julfadli.

"Ia saya sudah membuat laporan polisi dengan dugaan ancaman
pembunuhan dengan senjata tajam ((pisau, red)m," ungkapa Sahrul Ipa usai
membuat laporan di Polres Kepsul. Sahrul menceritakan, insiden tersebut terjadi
di Desa Capalulu pada Selasa kemarin. Awalnya, dia bersama warga, Camat Mangoli
Tengah, Kapolsek Mangoli, Babinkamtibmas dan Babinsa menggelar pertemuan di
gedung pertemuan membahas pengelolaan anggaran DD oleh Kades M. Ali Umsangaji
selama 3 tahun terakhir ini dinilai tertutup. Bahkan, selama menjabat, Ali
hanya sekali menggelar pertemuan dengan masyarakat pasca terpilih.

Sahrul menambahkan, pertemuan yang dihadiri hampir seluruh unsur
Muspida itu, tidak membuahkan hasil. Sebab, Ali menolak hadir dalam rapat
dengan warganya sendiri dengan alasan atas perintah Kadis PMD Abdul Fatah
Umasangaji. Ketidakhadiran itu lanjut Sahrul, membuat warga marah besar.
Mereka lantas merusak kursi yang dibawa dari rumah masing-masing.

Tak berselang lama, dia kembali ke rumah, namun dalam perjalanan
pulang, dia berpapasan dengan anak Kades Julfadli yang sudah dalam kondisi
mabuk berat. Anak kades tersebut lalu mengambil pisau yang sudah disiapkan langsung
mengancam. Beruntung, saat itu ada warga yang langsung menghadangnya. 

Sementara salah satu anggota Polisi saat dikonfirmasi membenarkan pengaduan tersebut. Dia bilang, pihaknya juga langsung melayangkan surat panggilan kepada terlapor untuk hadir di Polres Kepsul. "Sudah ada pengaduannya dan kita juga sudah panggil pelaku".katanya. (fst/red)

Komentar

Loading...