poskomalut.com
baner header

Anggaran NPDH Kota Tidore Kepulauan Temui Titik Terang

TERNATE- PM.com, Pelaksanaan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan (Tikep) 2020, sempat menemui kendala, pasalnya Pemkot Tidore ingin memangkas anggaran Naskah Hibah Perjanjian Daerah (NPHD). Namun akhirnya telah ditemukan titik terang, setelah dilakukan pertemuan dengan Menkopolhukam, KPU RI, yang dihadiri oleh Walikota tidore, Ketua DPRD Tikep, Bawaslu Tikep, dan KPU Tikep.
“Titik temunya bahwa tidak boleh memangkas anggaran atau nilai anggaran yang sudah dituangkan dalam lampiran NPHD, tidak boleh diotak atik anggaran sebesar Rp. 17,5 Miliar untuk KPU Kota Tidore,” jelas Reni S. A. Banjar, Ketua Devisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Provinsi Maluku Utara saat diwawancarai poskomalut.com baru-baru ini.
Selain itu, Reni menambahkan, untuk kenaikan Honorium Ad Hock solusinya dari KPU Kota Tidore Kepulauan, untuk melakukan suatu pencermatan bagaimana sehingga Honorarium Ad Hock itu bisa dipenuhi sesuai dengan standarnya. “Jadi nanti KPU Tikep mencermati lagi nilai-nilai terkait dengan pos-pos mana yang harus dikurangi, sehingga honorarium itu sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan,” ungkapnya.
Honorarium Ad Hock harus sesuai dengan surat KPU RI, terkait dengan penambahan Honorarium Ad Hock. “8 kabupaten/kota itu sudah menyesuaikan dengan surat KPU RI, mengapa KPU Tikep masih mengunakan standar lama terkait dengan honorarium, untuk itu KPU Tikep mereview kembali agar bisa menyesuaikan dengan Honorarium Ad Hock sesuai dengan surat KPU RI,” tutupnya. (Ris/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: