poskomalut.com
baner header

Anggota DPRD Tikep Alergi Kritik

Tersinggung Pemberitaan Uang ‘’Duduk’’, Putus Langganan

TIDORE-PM.com, 25 anggota DPRD Tidore Kepulauan (Tikep), rupanya alergi dengan kritik. Buktinya, para wakil rakyat ini langsung memutuskan berlanggangan dengan SKH Posko Malut, usai pemberitaan Posko Malut terkait uang “duduk” anggota DPRD.

Kasubag Informasi, Dokumentasi dan Penganduan Masyarakat bagian Persidangan DPRD kota Tidore, Ainun Yasin kepada Posko Malut via handpone mengatakan, sesuai hasil rapat pimpinan dan anggota beserta Sekwan, disepakati memutuskan kerjasama langganan koran dengan Posko Malut.

“Mulai besok ( hari ini) sesuai hasil keputusan rapat,  pimpinan dan anggota kami tidak lagi berlangganan dengan Posko Malut,’’ kata Ainun.

Menurut Ainun, pemutusan langganan ini dapat dipahami atas keinginan para pimpinan dan anggota DPRD, terkait dengan pemberitaan Posko Malut beberapa waktu lalu. ’’Mohon maaf jangan tersinggung torang hanya menjalankan perintah semua kewenangan ada ditangan DPRD,’’ terang Ainun.

Sebelumnya sikap anggota DPRD Kota Tidore atas pemberitaan posko malut edisi 4 Februari menginformasikan bahwa alokasi anggaran pelaksanaan rapat-rapat Paripurna dan alat kelengkapan selama satu tahun ditargetkan dilakukan sebanyak 165 kali kegiatan dengan total anggaran sebesar  Rp 582.320.000,- (lima ratus delapan puluh dua juta tiga ratus dua puluh juta rupiah) yang tertampung dalam APBD induk kota Tidore tahun 2020 ini, merasa teranggung atas penilaian masyarakat para wakil Rakyat tak terima dengan pemberitaan dengan judul menggunakan uang “ Duduk”. (mdm/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: