Aset Pemda Halteng Dijadikan Kos-kosan

Ilustrasi kosan

WEDA-PM.com, Salah satu lapak pedagang rumah makan di bilangan Terminal Weda, yang diperuntukan jualan makanan diduga dialih fungsikan menjadi kos-kosan oleh pemilik lapak. Padahal, Lapak tersebut merupakan aset Pemda Halmahera Tengah.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan
Koperasi (Perindagkop) dan Usaha Kecil Menengah ( UKM) Pemkab Halteng, Ridwan
Saliden dikonfirmasi menyatakan, bawah pihaknya mendapat laporan dari
masyarakat bahwa salah satu lapak milik Hj. Hamsia ini dialihfungsikan menjadi
kosan. 

Sehingga atas laporan tersebut pihaknya langsung
melakukan sidak ke lokasi tersebut, alhasil benar, dirinya tengah mendapat
sejumlah pria yang diketahui karyawan di PT IWIP ini tinggal di lapak milik Hj.
Hamsia itu.

"Kami sudah datang sidak dan langsun tegur pemiliknya, karena dapat laporan tempat itu dijadikan tempat kosan. Sehingga saya datang dan suru bongkar,"ucapnya.

Sementara itu, Hj. Hamsia ketika dikonfirmasi
membantah, kalau dirinya menjadikan tempat itu sebagai kosan. Menurutnya, yang
tinggal di tempat itu adalah karyawan yang bekerja di warung makan miliknya dan
dua orang pria. Ia juga mengaku dirinya tidak memungut biaya sewa, hanya saja
uang yang mereka berikan sekitar 600 ribu kepadanya untuk keperluan membayar
air, lampu dan pajak.

"Tidak benar kalau saya jadikan itu kosan, karena saya juga tau itu milik pemerintah,"Kata Hj. Hamsia ketika ditemui, Rabu (18/3/2020).

Ia menjelaskan, terkait karyawan IWIP yang  menempati lapak tersebut, dan diminta membayar uang karena untuk membayar pajak. "Mereka datang pertama kita tidak tau. Kita mara karena datang tinggal enak baru tara kase tau. Tapi lantaran mereka sudah tinggal makanya saya minta mereka bayar karena air listrik torang yang bayar, jadi lebe bae bayar dan uangnya dipakai bayar pajak," jelasnya. (msj/red)

Komentar

Loading...