ASN Halteng Nekat Mudik ke Daerah Zona Merah

Ilustrasi Mudik

WEDA-PM.com, Meski Bupati Edi Langkara, telah mengeluarkan surat edaran tentang larangan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak bepergian atau mudik ke daerah yang berstatus zona merah, instruksi bupati tersebut tidak diindahkan. Buktinya, sejumlah ASN nekat mudik ke kampung halamannya di Tidore Kepulauan. Padahal, Tikep merupakan salah satu daerah zona merah dengan status positif covid 19 terbanyak kedua setelah Kota Ternate.

Dalam instruksi Bupati Halmahera Tengah Nomor 32/UM/2020 tentang pencegahan penyebaran virus corona atau covid 19 ini sudah jelas. Hanya saja, masih ada ASN yang melanggar instruksi itu. 

Beberapa poin yang menjadi penekanan dalam instruksi ini yakni melarang perjalanan keluar daerah, terutama ke daerah terjangkit di dalam dan di luar wilayah Provinsi Malut. Jika perjalanan keluar daerah sangat terpaksa dilaksanakan maka dilarang untuk kembali ke Halteng, kecuali membawa surat keterangan sehat dari daerah asal serta wajib melaporkan diri ke tim gugus tugas covid-19. Selain itu melakukan karantina rumah dan IDS selama 14 hari di bawah pengawasan tim gustu covid-19.

Memberi keterangan yang jujur kepada tim gustu covid-19 tentang riwayat perjalanan, kontak fisik dan keluhan selama berada di daerah terjangkit. Melarang ASN Halteng untuk bepergian ke daerah yang berstatus sebagai zona merah, terkecuali dalam urusan khusus atas izin pimpinan. Termasuk akan menjatuhkan hukuman disiplin kepada ASN yang tidak mematuhi instruksi ini sesuai dengan surat edaran kepala BKN nomor :11/SE/IV/2020, tentang pedoman penjatuhan hukuman disiplin bagi ASN yang melakukan kegiatan bepergian keluar daerah dan atau  kegiatan mudik pada masa kedaruratan kesehatan masyarakat Covid-19.(msj/red)

Komentar

Loading...