Belum Bayar Lahan Pembangunan RTH, Pemda Halbar Dikomplen

Pemasangan baliho oleh pemilik lahan.

JAILOLO-PM.com, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), dikomplen pemilik lahan yang akan dilakukan Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Desa Gufasa, Jailolo. Lantaran lahan tersebut belum dibayar.

Pemasangan spanduk bertuliskan "Dilarang Membangun Diatas Lahan ini, Lokasi ini milik Eddy Frans Ofa, dengan Nomor sertifikat (27.02.73.01.1.00048). Sebagai kekecewaan pemilik lahan terhadap Pemda Halbar.

Eddy Frans Ofa saat dikonfirmasi wartawan, mengatakan sebelumnya pembongkaran dilokasi tersebut pihaknya tidak mendapat pemberitahuan, walaupun awalnya suda ada koordinasi terkait penawaran harga namun itu belum deal.

Lanjut Eddy, perombakan lahan ini dilakukan sejak awal tahun 2019 lalu dan dilahan tersebut sebelum dibongkar suda ada pemukiman warga, toko dan gudang yang punya hak millik, namun hingga saat ini belum dilakukan pembayaran ganti rugi kepada beberap pemilik lahan.

"Dorang so ada negosiasi namun belum ada kata final, dari pembongkaran pun tidak ada pemberitahuan ke kami, tiba-tiba dua gudang milik kami sudah dirobohkon," ungkapnya.

Eddy bilang, setelah dirobohkan, pemilik lahan suda berulang kali mendatangi dan koordinasi di dinas terkait untuk segera meyelesaian pembayaran lahan, namun belum direalisasikan.

"Kita suda berulang kali datang koordinasi ke dinas terkait, tapi dorang cuma kasi janji, dan sampai saat ini belum ada penyelesain pembayaran lahan tersebut," cetusnya.

"Saya berharap sebelum dikerjakan pembangunan harus dilunasi dulu hutang, jika tidak ada penyelesaian maka kami tidak mengizinkan pembangunan RTH di lahan kami," tandasnya. (wm01).

Komentar

Loading...