poskomalut.com
baner header

Berkas Kades Pelita Halsel Masih Mengendap

LABUHA- PM.com, Kasus tindak pidana pemalsuan dokumen yang dilakukan Kepala Desa Pelita, Sabrun Usman, masih mengendap di meja  penyidik Polsek Pulau Bacan dan Kejaksaan Negeri Labuha.

Sabrun Usman, ditetapkan tersangka sejak 2019 lalu oleh penyidik Polsek Pulau Bacan. Anehnya, berkas yang bersangkutan masih berstatus P-19. Penyidik Polsek Pulau Bacan mengaku berkas perkara dengan Laporan Polisi: LP/20/IX/2019/ Sek. P. Bacan tanggal 16 September sudah berulangkali diserahkan ke Kejaksaan Negeri Labuha, melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum). Namun, berkas tersebut dinyatakan kadaluarsa.

“Kami sudah menyerahkan berkas tersangka ke kejaksaan, namun dikembalikan dengan dalil berkas tersebut kadaluarsa,” ujar penyidik Polsek Pulau Bacan, kepada Posko Malut, baru-baru ini yang enggan menyebutkan namanya.

Ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat whatsApp, penyidik tersebut menyampaikan hingga saat ini belum ada perkembangan yang signifikan dan direncanakan berkoordinasi dengan Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Labuha pada Rabu (16/06) guna menindaklanjuti berkas penetapan tersangka Kepala Desa Pelita.

“Belum ada perkembangan yang signifikan ini, rencana besok saya mau ketemu dengan kasi pidum dulu,” tuturnya, Selasa (15/6). Sementara Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Labuha, Rizky Septa Kurniadhi, dikonfirmasi melalui sambungan telepon tidak dapat tersambung hingga berita ini diterbitkan. (Bar/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: